KIAT MENCEGAH DEHIDRASI SELAMA PUASA

Ladies, ketika berpuasa kita cenderung lebih berisiko mengalami dehidrasi. Kenapa? Karena tubuh terus kehilangan cairan melalui pernapasan, keringat, feses dan urin, sementara saat puasa kita tidak mengonsumsi makanan atau minuman selama belasan jam. Apalagi jika cuaca panas, tingkat aktivitas fisik tinggi, dan kurang minum ketika sahur. Ini akan membuat kita lebih berisiko mengalami dehidrasi. Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan cairan yang dikonsumsi.

Ketika mengalami dehidrasi seseorang biasanya ditandai dengan beberapa gejala umum seperti mulut kering dan rasa haus berlebih, frekuensi buang air kecil lebih sedikit, warna urin lebih pekat, sembelit, kelelahan, kebingungan, sakit kepala, dan kram otot. Semetara ketika kamu mengalami dehidrasi berat, kamu mungkin mengalami gejala seperti tidak buang air kecil atau warna urin yang sangat pekat, kulit sangat kering, pusing, detak jantung cepat, napas cepat, mata cekung, mengantuk, kurang berenergi, bahkan pingsan.

Dehidrasi jika tidak ditangani dengan baik bisa menimbulkan komplikasi

Tips mencegah dehidrasi selama puasa

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan

Untuk mencegah dehidrasi kita perlu mencukupi kebutuhan cairan, dengan minum 8 – 12 gelas air antara buka puasa hingga sahur setiap harinya. Nampaknya agak sulit untuk memenuhi kebutuhan tersebut dikarenakan waktu yang terbatas saat puasa. Tapi, kamu bisa mengakalinya dengan membagi waktu minum dari waktu berbuka hingga sahur. Misalnya seperti berikut ini:

  • 1 gelas sebelum tidur
  • 1 gelas saat bangun sahur
  • 1 gelas selepas sahur
  • 1 gelas saat berbuka puasa
  • 1 gelas selepas Shalat Maghrib
  • 1 gelas selepas makan
  • 1 gelas selepas Shalat Isya
  • 1 gelas selepas Shalat Tarawih
  1. Perbanyak Konsumsi Sayur, Buah, dan Makanan Berkuah

Selain dari air putih, untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuhmu, kamu juga bisa menyiasatinya dengan perbanyak konsumsi makanan seperti sayur, buah, dan makanan berkuah ketika sahur dan berbuka puasa.

  1. Batasi Asupan Garam

Konsumsi makanan tinggi garam berlebih bisa meningkatkan rasa haus. Nah, sebaiknya kamu jangan terlalu banyak konsumsi makanan asin, terutama saat sahur untuk mencegah dehidrasi selama puasa. Disamping itu konsumsi makanan tinggi garam yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan karena bisa meningkatkan risiko hipertensi. Ingat ladies kita perlu membatasi asupan garam sebanyak 1 sdt per hari.

  1. Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Konsumsi makanan atau minuman tinggi gula bisa memicu rasa haus. Sebaiknya pilih makanan dengan sumber gula alami, seperti buah-buahan misalnya. Selain memiliki kandungan gula yang alami, buah-buahan juga kaya kandungan air, sehingga bisa membantumu terhindar dari risiko dehidrasi. Kita perlu membatasi asupan gula harian, yakni 4 sdm per hari.

  1. Hindari Konsumsi Kafein

Kafein memiliki efek diuretik sehingga menyebabkan kamu sering buang air kecil dan kehilangan banyak cairan melalui urin. Sebaiknya hindari konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan cokelat saat puasa, terutama ketika waktu sahur.

  1. Hindari Rokok

Merokok bisa membuat mulut terasa kering terus menerus dan meningkatkan rasa haus. Disamping itu, merokok juga tidak baik untuk kesehatan sebab bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, impotensi, dll. Bagi kamu yang merokok, puasa merupakan waktu yang tepat bagi kamu untuk mengurangi atau berhenti dari kebiasaan merokok.

  1. Hindari Beraktivitas di Luar Ruangan Saat Siang Hari

Cuaca panas di siang hari bisa memicu tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat. Saat berpuasa ada baiknya untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat siang hari untuk mencegah hilangnya cairan berlebih saat puasa. Lakukan aktivitas di ruangan sejuk atau ber-AC.

Ladies, itulah beberapa tips agar kamu terhindar dari risiko dehidrasi selama puasa. Dengan menerapkan tips-tips di atas semoga puasa kamu lancar dan terhindar dari dehidrasi ya ladies.

Sumber:

Hamad Medical Corporation. (n.d). Fasting and the risk of dehydration during Ramadan. [online] Tersedia di: <https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Dehydration.aspx> [Diakses pada 31 Maret 2022].

Mayo Clinic. (2021). Dehydration. [online] Tersedia di: <https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086> [Diakses pada 31 Maret 2022].

SehatQ, (2021). 6 Tips Menghindari Dehidrasi saat Puasa di Bulan Ramadan. [online] Tersedia di: <https://www.sehatq.com/artikel/dehidrasi-saat-puasa> [Diakses pada 31 Maret 2022].

SehatQ. (2019). 5 Cara Mencegah Dehidrasi Saat Puasa. [online] Tersedia di: <https://www.sehatq.com/artikel/cara-mencegah-dehidrasi-saat-puasa> [Diakses pada 31 Maret 2022].

WebMD. (2021). What is Dehydration? What Causes It?. [online] Tersedia di: <https://www.webmd.com/a-to-z-guides/dehydration-adults> [Diakses pada 31 Maret 2022].

Artikel Lainnya