BINGUNG SOAL KETERANGAN KEDALUWARSA PADA LABEL MAKANAN? CARI TAHU YUK!

Dear, apa sih yang perlu diperhatikan ketika membeli produk kemasan? Ya, keterangan kedaluwarsanya, sebab ini akan menentukkan apakah produk masih layak dikonsumsi atau tidak. Tapi, apakah kamu benar-benar paham mengenai apa yang dimaksud dengan keterangan kedaluwarsa? Simak ulasan berikut yuk!

Memahami Keterangan Kedaluwarsa

Saat membeli makanan kemasan tentu kamu akan memperhatikan tanggal kedaluwarsanya. Dan terkadang kamu terpaksa membuang makanan yang sudah kedaluwarsa. Tahukah kamu bahwa keterangan kedaluwarsa yang kamu lihat pada label makanan biasanya tidak berhubungan dengan pembusukan makanan? Namun, tanggal tersebut memberi tahu kamu berapa lama makanan mempertahankan rasa dan tekstur terbaiknya.

Keterangan kedaluwarsa merupakan batas akhir suatu pangan dijamin mutunya, sepanjang penyimpanannya mengikuti petunjuk yang diberikan produsen.

Terdapat banyak istilah yang berbeda untuk keterangan kedaluwarsa, seperti “baik digunakan sebelum”, “gunakan sebelum”, dan sebagainya. Cari tahu seputar istilah yang digunakan untuk keterangan kedaluwarsa yuk!

1. “Sell-by date” atau “Tanggal Penjualan”

Tanggal sell-by memberi tahu toko berapa lama mereka dapat menampilkan produk yang akan dijual. Jika kamu hendak membeli produk yang memiliki keterangan sell-by pada kemasannya, maka sebaiknya belilah produk sebelum melewati sell-by date. Setelah melewati sell-by date, produk makanan tidak lagi berada dalam kualitas terbaiknya. Kualitas baik rasa atau kesegarannya mungkin telah berkurang. Namun, produk yang telah melewati sell-by date mungkin masih aman dikonsumsi selama kondisinya masih baik dan penyimpanannya sesuai. Biasanya tercantum pada produk seperti telur, susu, salad, dll.

2. “Best before” atau “best if used by” atau “Baik Digunakan Sebelum”

Tanggal ini menunjukkan batas suatu produk masih terjamin kualitasnya, termasuk kesegaran, rasa, dan teksturnya. Namun, bukan berarti produk yang sudah melewati tanggal ini tidak aman dikonsumsi. Keterangan baik digunakan sebelum adalah tentang kualitas dan bukan keamanan. Makanan tetap aman dikonsumsi selama kondisi kemasan tetap utuh, kondisi produk baik, dan penyimpanannya sesuai. Namun, mungkin makanan tersebut sudah tidak dalam kualitas terbaiknya.

Misalnya seperti susu atau yogurt masih bisa kamu konsumsi 2 – 3 hari setelah melewati tanggal best before-nya. Tapi, dengan catatan kemasannya belum dibuka dan kondisi produk masih baik. Keterangan baik digunakan sebelum akan akurat jika makanan disimpan sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Dan ini tidak berlaku untuk produk yang kemasannya sudah dibuka. Sebab makanan yang sudah dibuka kemasannya berpeluang terkontaminasi, sehingga kualitasnya bisa menurun sebelum tanggal best before-nya, apalagi jika penyimpanannya tidak sesuai. Sebaiknya segera habiskan produk yang sudah dibuka dan simpan sesuai petunjuk penyimpanannya.

3. “Use-by date” atau “Gunakan Sebelum”

Tanggal ini menunjukkan batas suatu produk bisa dikonsumsi. Jika sudah melewati tanggal ini, kualitas dan kandungan produk akan menurun, serta bisa berisiko untuk kesehatan. Biasanya dicantumkan pada produk-produk yang mudah rusak seperti daging atau produk susu. Jika kamu membeli produk dengan keterangan use-by, kamu harus memperhatikan petunjuk penyimpanan dengan cermat. Misalnya, jika petunjuk penyimpanan memintamu mendinginkannya setelah dibuka, maka kamu harus menyimpan makanan di lemari es pada suhu yang sesuai.

4. “Expiration date” atau Tanggal Kedaluwarsa

Biasanya menggunakan berupa keterangan seperti “expires on” atau “jangan gunakan setelah” atau “exp”. Tanggal ini menunjukkan bahwa produk tidak layak dikonsumsi setelah melewati tanggal tersebut, sebab berkaitan dengan keamanan produk. Sebaiknya produk dibuang dan tidak dikonsumsi lagi jika sudah melewati tanggal tersebut. Biasanya tercantum pada makanan kaleng atau kemasan.

Dear, itu dia seputar istilah-istilah yang digunakan untuk keterangan kedaluwarsa.  Di Indonesia, peredaran produk makanan kemasan diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk kemasan yang dijual eceran wajib didaftarkan ke BPOM dan kemasannya harus menyertakan keterangan kedaluwarsa. Keterangan kedaluarsa yang dimaksud dinyatakan dalam tanggal, bulan dan tahun, dan didahului tulisan “Baik digunakan sebelum”.

Tak hanya mengenali istilah-istilah yang digunakan untuk keterangan kedaluwarsa pada kemasan, mengetahui umur simpan dan cara penyimpanan produk secara umum juga penting. Penyimpanan makanan yang baik bisa membuat makananmu sedikit lebih tahan lama. Misalnya seperti:

  • Susu umumnya masih baik digunakan seminggu setelah sell-by date. Simpan di kulkas bagian terdalam dengan suhu terdingin.
  • Telur umumnya masih baik untuk 3 – 5 minggu setelah dibeli. Namun, kualitasnya mungkin mulai menurun setelah disimpan selama seminggu. Sama seperti susu, simpan telur di bagian kulkas terdalam.
  • Daging atau ayam segar baik untuk 1 atau 2 hari setelah dibeli dan disimpan di kulkas. Jika kamu tidak ingin menggunakannya segera, maka bisa membekukannya.
  • Daging atau ayam yang sudah dimasak baik untuk 3 – 4 hari bila disimpan di kulkas.
  • Makanan kalengan baik untuk 12 – 18 bulan selama kondisi kemasan masih baik. Setelah dibuka, baik untuk 5 – 7 hari jika disimpan di kulkas.

Meskipun demikian, apabila makanan sudah berubah konsistensinya, aromanya mulai berbau tak sedap, berjamur, atau mengalami perubahan lainnya sebelum melewati massa simpan tersebut, ada baiknya untuk tidak mengonsumsi makanan tersebut dan membuangnya.

Tips Aman Membeli Produk Makanan

Sebelum membeli dan mengonsumsi suatu makanan atau minuman kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut:

  • Pilih produk yang belum melewati tanggal kedaluwarsa
  • Hindari membeli atau mengonsumsi produk yang kemasannya rusak, seperti kaleng yang penyok, kemasan bocor atau menggembung.
  • Segera konsumsi produk setelah kemasannya dibuka.
  • Simpan produk sesuai petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan.
  • Jangan konsumsi produk yang sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan seperti rasa yang berubah, aroma tak sedap, berjamur, dsb.
  • Jika kamu tidak berencana mengunakan makanan segera, maka bekukanlah di freezer.

Nah dear, itu dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Penting bagi kita untuk memperhatikan keterangan kedaluwarsa pada kemasan makanan. Karena ini akan membantu kita mengetahui apakah makanan masih layak dan aman dikonsumsi atau tidak. Selain itu, penting pula memperhatikan petunjuk penyimpanan. Pasalnya setiap makanan memerlukan cara penyimpanan yang berbeda-beda. Penyimpanan yang baik dan sesuai bisa mendukung umur simpan suatu produk makanan atau minuman dan menjaga kualitasnya.

Sumber:

FDA. (2019). Confused by Date Labels on Packaged Foods?. [online] Tersedia di: <https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/confused-date-labels-packaged-foods> [Diakses pada 29 Desember 2021].

Food.gov.uk. (2021). Best before and use-by dates. [online] Tersedia di: <https://www.food.gov.uk/safety-hygiene/best-before-and-use-by-dates> [Diakses pada 29 Desember 2021].

Hebebrand, K. (2021). Food Expiration Dates: What to Know. [online] Tersedia di: <https://www.webmd.com/diet/features/do-food-expiration-dates-matter#1> [Diakses pada 29 Desember 2021].

PeBPOM No 31 Tahun 2018 Tentang Label Pangan Olahan 

Trimirasti, A. (2020). Expired Date Bukan Satu-satunya Istilah Tanggal Kedaluwarsa pada Makanan. [online] Tersedia di: <https://www.sehatq.com/artikel/expired-date-istilah-tanggal-kedaluwarsa-makanan> [Diakses pada 29 Desember 2021].

Veratamala, A. (2021). Apa yang Perlu Diketahui Tentang Tanggal Kedaluwarsa?. [online] Tersedia di: <https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/fakta-seputar-tanggal-kadaluarsa/> [Diakses pada 29 Desember 2021].

Artikel Lainnya