Benarkah Ekstrak Kopi Hijau Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Ladies, memiliki tubuh ideal merupakan dambaan banyak orang, terutama wanita. Sehingga berbagai cara dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan, termasuk penggunaan suplemen. Salah satu suplemen yang kerap digunakan yaitu esktrak kopi hijau. Esktrak kopi hijau dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Benarkah demikian?

Apa itu ekstrak kopi hijau?

Ekstrak kopi hijau merupakan ekstrak kopi yang berasal dari biji kopi yang tidak dipanggang. Biji kopi secara alami memiliki warna hijau, tetapi proses pemanggangan mengubah warnanya menjadi cokelat. Biji kopi mengandung senyawa yang dikenal sebagai asam klorogenat. Beberapa meyakini bahwa senyawa ini memiliki efek antioksidan, membantu menurunkan tekanan darah, dan membantu menurunkan berat badan. Sayangnya proses pemanggangan biji kopi mengurangi kandungan asam klorogenat. Inilah mengapa biji kopi hijau diyakini lebih efektif dalam membantu menurunkan berat badan. Esktrak biji kopi hijau tersedia dalam bentuk pil dengan dosis antara 60 – 185 mg per hari.

Bagaimana esktrak kopi hijau bekerja?

Ekstrak kopi hijau mengandung beberapa senyawa bioaktif termasuk kafein dan asam klorogenat, yang memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan berat badan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kopi hijau bisa membantu penurunan berat badan. Sebuah penelitian dilakukan pada 64 orang wanita obese berusia 20 – 45 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kedua kelompok sama-sama diberikan diet defisit kalori, hanya saja untuk kelompok intervensi diberikan 400 mg ekstrak kopi hijau, sementara kelompok kontrol diberikan plasebo. Penelitian dilakukan selama 8 minggu, dan menunjukkan bahwa terjadi penurunan pada berat badan, indeks massa tubuh, massa lemak, dan lingkar perut pada kedua kelompok. Namun, kelompok yang mendapatkan ekstrak kopi hijau mengalami penurunan yang lebih besar dibanding kelompok plasebo. Mereka yang mengonsumsi ekstrak kopi hijau juga mengalami penurunan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), dan asam lemak bebas. Para peneliti menemukan bahwa pemberian ekstrak kopi hijau bisa memengaruhi pemecahan lemak di dalam tubuh, yang dapat membantu orang dalam mengontrol berat badan.

Baca :   Yuk Buat Kreasi Minuman Chocolate Crack yang Lagi Viral ala WRP!

Namun, banyak penelitian memiliki ukuran sampel kecil dan durasi yang singkat, sehingga belum diketahui efektivitasnya untuk digunakan jangka panjang. Selain itu, beberapa penelitian juga disponsori oleh produsen esktrak kopi hijau, yang bisa membuat hasilnya bias.

Adakah efek samping penggunaan ekstrak kopi hijau?

Karena penelitian yang masih terbatas, belum diketahui efek penggunaan jangka panjang dari ekstrak kopi hijau ini. Penelitian yang ada menunjukkan bahwa esktrak kopi hijau memiliki profil keamanan yang baik. Namun, sama seperti kopi pada umumnya, kandungan kafein di dalam ekstrak kopi hijau bisa menimbulkan efek samping, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, seperti sakit perut, peningkatan denyut jantung, sering buang air kecil, susah tidur, cemas, dan gelisah.

Baca :   Manfaat Serat Untuk Kesehatan Kulit

Berapa dosis yang aman?

Saat ini belum ada penelitian yang menentukan dosis optimal ekstrak kopi hijau, sehingga kamu perlu mengikuti petunjuk pada label dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan dosis yang tepat untuk digunakan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen ekstrak kopi hijau hingga 400 mg 2x sehari tidak menyebabkan efek samping. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis yang aman dan efektif. 

Ladies, itu dia fakta seputar esktrak kopi hijau dalam menurunkan berat badan. Ekstrak kopi hijau memang bisa membantu penurunan berat badan, namum masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait efektivitas dan keamanannya jika dikonsumsi jangka panjang. Jika kamu hendak mengonsumsi suplemen untuk membantu menurunkan berat badan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait dosis yang aman.

Sebenarnya untuk menurunkan berat badan kamu juga bisa menerapkan pola makan sesuai gizi seimbang dan melakukan olahraga secara teratur setidaknya 150 menit dalam seminggu.

Sumber:

Goldman, R. (2017). Can Green Coffee Bean Help You Lose Weight?. [online] Tersedia di: <https://www.healthline.com/health/can-green-coffee-bean-help-you-lose-weight> [Diakses pada 18 November 2021].  

Baca :   Jumlah Menit Berolahraga Bagi Kamu Yang Sibuk

Haidari, F., Samadi, M., Mohammadshahi, M., Jalali, M. and Engali, K. (2017). Energy restriction combined with green coffee bean extract affects serum adipocytokines and the body composition in obese women. Asia Pac J Clin Nutr, [online] 26(6), pp.1048-1054. Tersedia di: <https://apjcn.nhri.org.tw/server/APJCN/26/6/1048.pdf>  [Diakses pada 18 November 2021].

Hill, A. (2019). What Is Green Coffee? All You Need to Know. [online] Tersedia di: <https://www.healthline.com/nutrition/green-coffee> [Diakses pada 18 November 2021].

Leech, J. (2020). How does green coffee bean ekstrak work?. [online] Tersedia di: <https://www.medicalnewstoday.com/articles/318611> [Diakses pada 18 November 2021].  

Onakpoya, I., Terry, R. and Ernst, E. (2011). The Use of Green Coffee Extract as a Weight Loss Supplement: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomised Clinical Trials. Gastroenterology Research and Practice, [online] 2011, pp.1-6. Tersedia di: <https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2943088/pdf/GRP2011-382852.pdf> [Diakses pada 18 November 2021].  Roshan, H., Nikpayam, O., Sedaghat, M. and Sohrab, G. (2018). Effects of green coffee extract supplementation on anthropometric indices, glycaemic control, blood pressure, lipid profile, insulin resistance and appetite in patients with the metabolic syndrome: a randomised clinical trial. British Journal of Nutrition, 119(3), pp.250-258.

Artikel Lainnya