SUSU OAT VS SUSU SAPI: MANA YANG KANDUNGAN GIZINYA LEBIH BAIK?

Girls dengan munculnya berbagai alternatif susu yang berasal dari sumber non-sapi, seperti susu kedelai, susu almond, dan susu oat. Banyak orang kini beralih dari susu sapi konvensional ke opsi yang menurut mereka lebih sehat. Namun, sebenarnya mana sih yang lebih baik antara susu oat dan susu sapi?

Kenalan Dulu Yuk, Apa Sih Susu Oat Itu?

Susu oat merupakan salah satu alternatif susu nabati yang semakin populer di kalangan masyarakat yang mencari opsi yang bebas dari produk hewani. Susu oat dibuat dari biji oat yang direndam dan dihaluskan dengan air. Proses ini menghasilkan susu yang kaya akan zat gizi dan rendah lemak.

Manfaat Dari Susu Oat

Salah satu manfaat dari susu oat adalah sedikit lebih rendah kandungan lemaknya daripada susu sapi. Susu oat juga bebas kolesterol, sementara susu sapi mengandung kolesterol dalam jumlah tertentu. Bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan terkait lemak dan kolesterol, susu oat dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Selain itu, susu oat juga dikenal karena kandungan seratnya yang lebih tinggi dibanding susu sapi. Serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit.

Lalu, Bagaimana Dengan Kandungan Zat Gizi Dari Susu Sapi?

Ketika berbicara mengenai kandungan protein, susu sapi masih menjadi pilihan yang lebih baik. Susu sapi mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh kita loh Girls.

Ukuran porsi/100 mlKalori (kkal)Protein (g)Lemak (g)Karbohidrat (g)Serat (mg)Kolestrol (mg)
Susu oat650,53810
Susu sapi603,223,254,52010

Sedangkan, susu oat memiliki kandungan protein yang lebih rendah dan kurang lengkap. Bagi orang yang mengandalkan protein nabati dalam dietnya, maka mereka harus mencari sumber protein nabati lainnya untuk memastikan asupan proteinnya tercukupi.

Jadi, Mana yang lebih baik?

Baik susu oat maupun susu sapi memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Susu oat memiliki keunggulan dalam hal rendahnya kandungan lemak jenuh, bebas kolestrol dan kandungan serat yang lebih tinggi dibanding susu sapi. Namun, susu sapi tetap menjadi sumber protein yang lebih baik dan lebih lengkap. Pilihan antara susu oat dan susu sapi tergantung pada preferensi dan kebutuhan pribadi kamu ya Girls.

Jadi Girls, penting nih untuk kamu sadari bahwa memilih antara susu oat dan susu sapi bukanlah keputusan mutlak yang harus diambil oleh setiap individu. Karena, sebaiknya kamu tetap konsumsi keduanya agar bisa memanfaatkan kelebihan masing-masing jenis susu ini. Tetap berpegang pada prinsip pola makan seimbang dan pilih sumber zat gizi yang tepat bagi tubuh kamu ya Girls.

Sumber:

Collard, K. M., & McCormick, D. P. (2021). A nutritional comparison of cow’s milk and alternative milk products. Academic Pediatrics, 21(6), 1067-1069.

Maris, I., & Radiansyah, M. R. (2021). Review of Plant-Based Milk Utilization as a Substitute for Animal Milk. Food Scientia: Journal of Food Science and Technology, 1(2), 103-116.

Röös, E., Patel, M., & Spångberg, J. (2016). Producing oat drink or cow’s milk on a Swedish farm—Environmental impacts considering the service of grazing, the opportunity cost of land and the demand for beef and protein. Agricultural systems, 142, 23-32.

Singhal, S., Baker, R. D., & Baker, S. S. (2017). A comparison of the nutritional value of cow’s milk and nondairy beverages. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, 64(5), 799-805.

Artikel Lainnya