Serat vs Protein Mana yang Lebih Penting untuk Tubuhmu

Ladies, pernah bingung tidak ketika hendak pilih produk diet? mau pilih yang tinggi protein atau yang tinggi serat? dua zat gizi ini sering banget dibanding-bandingkan seolah harus pilih salah satu. Padahal keduanya itu seperti dua sahabat yang saling melengkapi bukan dua rival yang harus diadu.

Protein Itu Fondasi Otot dan Energi

Protein

 

Protein memang punya peran besar Ia membangun otot menjaga kekuatan tubuh dan membantu pemulihan setelah olahraga. Penelitian dari Phillips Chevalier dan Leidy menunjukkan asupan protein yang cukup bahkan di atas angka kecukupan standar dapat membantu mencegah penurunan massa otot seiring usia sekaligus mendukung rasa kenyang dan pengelolaan berat badan yang lebih baik.

Buat kamu wanita yang aktif berolahraga maka kebutuhan protein jelas jadi perhatian penting. Otot yang lelah butuh bahan untuk membangun dirinya kembali. Tapi di sinilah banyak orang lupa satu hal penting.

Serat Sering Terlupakan Padahal Perannya Luar Biasa

Sebuah studi crossover acak pada orang dewasa sehat menemukan bahwa serat pangan larut mampu meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan lonjakan gula darah setelah makan melalui peningkatan hormon GLP-1 yang berperan mengatur nafsu makan.

Penelitian lain berupa tinjauan sistematis dan meta-analisis di jurnal European Journal of Clinical Nutrition juga menunjukkan bahwa asupan serat yang cukup berkaitan erat dengan kontrol gula darah yang lebih stabil termasuk penurunan kadar HbA1c dan gula darah puasa.

Artinya serat bukan sekadar pelengkap menu makan Ia berperan aktif menjaga metabolisme tubuh tetap stabil dari hari ke hari.

Jadi Mana yang Lebih Penting

Jawabannya simpel kok, keduanya sama pentingnya hanya beda peran. Protein membangun dan memperbaiki sementara serat menjaga dan menstabilkan. Tubuh yang sehat butuh keduanya berjalan beriringan bukan bersaing.

Sayangnya kebiasaan makan masyarakat urban termasuk di Jakarta sering kali tinggi protein dari ayam telur atau daging tapi minim sayur dan buah. Akibatnya asupan serat harian banyak orang dewasa jauh dari angka ideal. Inilah kenapa serat bisa menjadi kunci supaya tubuh tetap bebas bergerak tanpa gangguan pencernaan dan tetap percaya diri menjalani aktivitas padat sehari-hari.

Cara Praktis Memenuhi Kebutuhan Serat Harian

Active Skin Era: Cara Maintain Muka Tetap Clear Walau Hobi Keringatan & Olahraga Outdoor

Memenuhi kebutuhan serat sebenarnya nggak harus ribet Kamu bisa mulai dari menambah porsi sayur di setiap makan memperbanyak buah utuh dan memilih camilan yang mengandung serat pangan larut seperti inulin dari chicory atau psyllium husk.

Dua bahan ini sudah terbukti dalam berbagai penelitian membantu memelihara fungsi saluran cerna serta berkontribusi menurunkan kenaikan kadar gula darah setelah makan.

Salah satu cara praktis yang sering aku rekomendasikan ke followers yang sibuk adalah WRP Active Fibby, minuman serat ini dibuat dari delapan ekstrak buah dan sayur yaitu apel, jambu, markisa, jeruk, wortel, asparagus, bayam dan brokoli. Kombinasi ini membantu memenuhi kebutuhan serat harian sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan tanpa perlu repot menyiapkan smoothie sendiri di rumah. Ladies bisa mendapatkan produk WRP Active Fibby melalui official store WRP di E-Commerce kesayangan kamu ya!.

Menariknya WRP Active Fibby menggunakan stevia sebagai pemanis sehingga bebas gula dan tidak menimbulkan lonjakan gula darah. Ini bikin produk ini relatif aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dan membantu mengurangi asupan gula tambahan harian. Satu sajian membantu memenuhi sekitar 21% kebutuhan serat harian sehingga memberi rasa kenyang lebih lama dan membantu mengontrol porsi makan agar tidak berlebihan.

WRP Active Fibby juga mengandung serat pangan larut inulin dari chicory yang membantu memelihara fungsi saluran pencernaan serta psyllium husk yang berkontribusi menurunkan kenaikan kadar gula darah setelah makan. Ditambah lagi kandungan vitamin B1, B3 dan B6 membantu proses perubahan karbohidrat menjadi energi sehingga kamu tetap bebas bergerak sepanjang hari tanpa gampang lemas.

Tidak ketinggalan WRP Active Fibby memenuhi 100 persen kebutuhan vitamin C harian yang berperan menjaga fungsi normal daya tahan tubuh bekerja sebagai antioksidan dan mendukung produksi kolagen. Rasanya pun menyegarkan sehingga enak diminum kapan saja. Produk ini juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui yang justru sering kesulitan memenuhi kebutuhan serat hariannya di tengah kesibukan mengurus si kecil.

Protein dan Serat Sama Sama Butuh Perhatian

Penelitian dari World Health Organization and United Nations University menetapkan angka kecukupan protein harian sebagai panduan dasar namun beberapa ahli seperti Traylor Gorissen dan Phillips menyarankan asupan yang lebih tinggi terutama bagi kelompok lanjut usia maupun individu aktif demi menjaga massa otot tetap optimal. 

Sementara itu serat tetap punya tempatnya sendiri yang tidak tergantikan. Saluran cerna yang sehat metabolisme gula darah yang stabil dan rasa kenyang yang lebih terjaga semuanya bergantung pada konsistensi asupan serat harian.

Jadi daripada memilih salah satu lebih baik seimbangkan keduanya. Penuhi protein dari sumber berkualitas seperti telur ikan tahu dan tempe lalu lengkapi dengan serat dari sayur buah dan minuman pendamping seperti WRP Active Fibby agar tubuh tetap bebas bergerak dan kamu pun makin percaya diri menjalani hari. So Ladies, let’s unlock your confidence!.

 

Daftar Pustaka

Mao G Huang Y Zhu Q Wei R & Chen Y (2021) Effects of dietary fiber on glycemic control and insulin sensitivity in patients with type 2 diabetes A systematic review and meta-analysis European Journal of Clinical Nutrition https://doi.org/10.1038/s41430-021-00875-9

Phillips S M Chevalier S & Leidy H J (2016) Protein requirements beyond the RDA implications for optimizing health Applied Physiology Nutrition and Metabolism 41(5) 565 to 572

Traylor D A Gorissen S H M & Phillips S M (2018) Perspective protein requirements and optimal intakes in aging are we ready to recommend more than the recommended daily allowance Advances in Nutrition 9(3) 171 to 182

World Health Organization & United Nations University (2007) Protein and amino acid requirements in human nutrition World Health Organization

Wu S Jia W He H Yin J Xu H He C Zhang Q Peng Y & Cheng R (2023) A new dietary fiber can enhance satiety and reduce postprandial blood glucose in healthy adults A randomized cross-over trial Nutrients 15(21) 4569 https://doi.org/10.3390/nu15214569

 

Artikel Lainnya