Diet Viral Vicky Shu: Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Apa Tips yang Bisa Diikuti?

Foto Vicky Shu yang tampil segar dan makin langsing membuat kolom komentar langsung sosial medianya ramai. Ada yang kagum, ada yang penasaran, ada juga yang sibuk menebak-nebak. Mungkin kamu ikut bertanya dalam hati: dia diet apa sih, dan bisakah aku melakukannya juga?

Kabar baiknya, ceritanya jauh lebih masuk akal dan jauh lebih mudah ditiru daripada gosip yang beredar. Yuk kita bedah bersama, lengkap dengan bukti ilmiahnya, supaya kamu bisa menurunkan berat badan dengan tenang, bebas bergerak, dan tetap percaya diri di setiap langkahnya.

Apa yang sebenarnya dijalani Vicky Shu?

Menurut pemberitaan RM.id, Vicky Shu menurunkan berat badan hingga 10 kilogram dalam delapan minggu lewat program pengelolaan berat badan yang terstruktur bersama layanan salah satu program dari platform konsultasi dokter online (halodoc). Publik sempat menduga ia menjalani operasi pemotongan lambung, tetapi ia menegaskan bahwa hasilnya datang dari program yang sehat dan terukur.

Di pemberitaan lain, Vicky selalu menekankan pentingnya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet. Ia tetap makan nasi sebagai sumber energi harian, rutin jalan kaki, dan gemar berenang serta bersepeda. Ia juga mengaku pernah mencoba berbagai diet ekstrem, lalu memilih meninggalkan cara-cara instan demi penurunan berat badan yang bertahap dan berkelanjutan.

Jadi, tidak ada makanan ajaib di sini. Yang ada adalah pendampingan tenaga ahli, pola makan yang tetap lengkap, aktivitas fisik yang rutin, dan niat yang kuat. Empat hal inilah yang bisa kamu bawa pulang.

Turun 10 kg dalam 8 minggu: jangan langsung jadi target pribadimu

Angka 10 kilogram memang bikin mata melebar. Tapi ingat, itu hasil seseorang dengan kondisi tubuh, titik awal, dan pengawasan profesional tertentu. Tubuhmu punya ceritanya sendiri. Berat badan awal yang lebih tinggi biasanya turun lebih cepat di awal, sedangkan tubuh yang sudah mendekati berat ideal cenderung turun lebih pelan.

Karena itu, jangan jadikan angka orang lain sebagai penggaris untuk dirimu. Lebih bijak kalau kamu menimbang kemajuan lewat hal yang bisa dirasakan: celana yang mulai longgar, napas yang tidak lagi tersengal saat naik tangga, dan tidur yang lebih nyenyak. Kalau kamu sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu, bicarakan dulu rencanamu dengan dokter atau ahli gizi.

Prinsip 1: Makan tetap lengkap, energi yang diatur

Salah satu pelajaran paling menenangkan dari kisah Vicky adalah ia tidak harus mencoret nasi dari piringnya. Diet yang berhasil umumnya berintikan satu hal: asupan energi yang sedikit lebih rendah dari kebutuhan, tetapi kandungan gizinya tetap tercukupi.

Di sinilah sebenarnya susu diet pengganti makan bisa jadi teman yang praktis. Sebuah penelitian sistematis dari 23 studi dengan 7.884 partisipan dewasa menemukan bahwa program penurunan berat badan yang memasukkan pengganti makan menghasilkan penurunan berat badan lebih besar setelah satu tahun, rata-rata sekitar 1,44 kg lebih banyak dibanding program diet lain (Astbury et al., 2019). Hasil serupa juga dilaporkan dalam analisis gabungan sebelumnya yang menyimpulkan bahwa strategi pengganti makan efektif untuk pengelolaan berat badan (Heymsfield et al., 2003).

Kunci utamanya ada pada porsi dan kelengkapan gizinya. Begitu halnya dengan susu diet WRP yaitu WRP Meal Replacement yang dirancang sesuai syarat produk pengganti makan. Satu sajian hanya 210 kkal, sedangkan satu kali makan biasa bisa mencapai 500 sampai 700 kkal. Artinya, ada selisih sekitar 290 sampai 490 kkal setiap kali kamu menggantinya. Namun kandungan gizinya tetap lengkap: mengandung 10 vitamin dan 9 mineral yang membantu memenuhi 80 sampai 90 persen kebutuhan vitamin dan mineral harian. Kamu bisa menjalani diet tanpa khawatir asupan berlebih atau kekurangan gizi. Itulah arti lengkap dan aman yang kami pegang.

WRP Meal Replacement bisa dikonsumsi sebagai pengganti sarapan dan makan malam bagi wanita yang ingin menurunkan berat badan. Makan siangmu tetap berupa makanan rumahan yang seimbang, lengkap dengan nasi, lauk, sayur, dan buah, persis seperti semangat yang dijalani Vicky.

Prinsip 2: Protein dan serat, sahabat perut kenyang

Pernah merasa diet itu berat karena perut keroncongan sebelum jam makan berikutnya? Rasa lapar yang menggerogoti sering jadi penyebab diet berhenti di tengah jalan. Ulasan para peneliti menunjukkan bahwa asupan protein yang lebih tinggi dapat meningkatkan rasa kenyang, membantu menurunkan berat badan, dan menjaga massa otot ketika energi dikurangi (Leidy et al., 2015).

Pantas saja susu diet WRP memadukan protein whey dan kasein. Whey cepat dicerna, sementara kasein bekerja lebih lambat sehingga rasa kenyangnya bertahan lebih lama. Ditambah kandungan serat yang tinggi, pencernaanmu lebih lancar dan kenyang pun lebih awet. Hasilnya, kamu tidak mudah tergoda ngemil di sela waktu makan, dan hari-harimu terasa lebih ringan.

Perlu kamu tahu juga bahwa WRP Meal Replacement juga tinggi kalsium untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi. Ini penting sekali ketika kamu mengurangi asupan makanan, sebab tulang yang kuat membuatmu bebas bergerak tanpa rasa was-was. Ada pula omega-3 yang membantu menjaga konsentrasi selama program diet, serta omega-6 yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Kemasannya berupa sachet praktis yang muat di tas kerja, tas gym, bahkan tas ransel liburan.

Prinsip 3: Bergerak dengan gembira, bebas bergerak setiap hari

Vicky memilih jalan kaki, berenang, dan bersepeda. Pilihan yang menyenangkan itu cerdas, karena olahraga yang kamu sukai adalah olahraga yang akan kamu ulang besok dan lusa.

Pedoman aktivitas fisik dari WHO menganjurkan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 sampai 300 menit per minggu, ditambah latihan penguatan otot dua hari atau lebih dalam seminggu (Bull et al., 2020). Sementara itu, posisi resmi American College of Sports Medicine menyebutkan bahwa aktivitas fisik yang dipadukan dengan pengurangan asupan energi yang moderat memberi hasil lebih baik untuk menurunkan berat badan dan menjaganya agar tidak naik lagi (Donnelly et al., 2009).

Jangan terintimidasi oleh angka-angka itu. Mulailah dari jalan santai 20 menit sambil mendengarkan lagu favorit, lalu tambah pelan-pelan. Saat tubuhmu semakin kuat, kamu akan merasakan sendiri nikmatnya bebas bergerak tanpa cepat lelah. Susu diet WRP yang praktis memudahkanmu menjaga ritme itu, karena sarapan dan makan malam jadi lebih sederhana dan tidak perlu lama di dapur.

Prinsip 4: Hati yang kuat, percaya diri yang tumbuh dari dalam

Bagian ini sering terlupa, Vicky pernah menjadi sasaran komentar tajam netizen tentang tubuhnya. Siapa pun yang pernah dikomentari tentang badan pasti tahu rasanya: dada sesak, ingin bersembunyi, dan kadang ingin menempuh jalan pintas.

Penelitian tentang stigma berat badan menunjukkan bahwa perlakuan merendahkan terkait berat badan justru berkaitan dengan makan yang tidak teratur dan enggan berolahraga, tanpa tanda motivasi yang lebih baik (Puhl & Heuer, 2010). Dengan kata lain, mencela diri sendiri tidak akan membuatmu lebih cepat sampai. Yang membantu adalah bersikap baik pada diri sendiri, merayakan kemajuan kecil, dan mencari dukungan dari orang yang tepat.

Jadi, kalau hari ini kamu belum mencapai target, tidak apa-apa. Besok kamu mulai lagi, dengan rencana yang lebih ramah untuk tubuhmu. Rasa percaya diri tidak menunggu angka timbangan tertentu. Ia tumbuh setiap kali kamu menepati janji kecil pada dirimu sendiri.

Contoh pola makan yang bisa kamu coba

Biar lebih mudah dibayangkan, ini gambaran sederhana yang bisa kamu sesuaikan dengan rutinitasmu:

  • Pagi: satu sajian susu diet WRP sebagai pengganti sarapan, ditambah segelas air putih.
  • Siang: makan siang seimbang dengan nasi secukupnya, lauk berprotein, sayur, dan buah.
  • Sore: jalan kaki, berenang, atau bersepeda selama 30 menit sesuai kesukaanmu.
  • Malam: satu sajian susu diet WRP sebagai pengganti makan malam, lalu tidur cukup.

Perhatikan bahwa tidak ada yang ekstrem di sini. Tidak ada larangan makan nasi, tidak ada puasa berlebihan, dan tidak ada janji turun belasan kilogram dalam sekejap. Semua yang kamu lakukan bisa dijalani dengan nyaman dan diulang setiap hari.

Kesimpulan: Belajar dari Vicky, berjalan dengan caramu sendiri

Transformasi Vicky Shu mengajarkan kita bahwa penurunan berat badan yang sehat lahir dari pendampingan ahli, makan yang tetap lengkap, gerak yang menyenangkan, dan hati yang dirawat. Kamu tidak perlu menyalin angkanya. Cukup bawa prinsipnya, lalu sesuaikan dengan tubuh dan jadwalmu.

Dengan susu diet WRP yang rendah kalori, tinggi protein, tinggi kalsium, dan tinggi serat, serta lengkap dan aman untuk menemani programmu, kamu bisa melangkah lebih ringan. Kamu pun bisa bebas bergerak, merasa kenyang lebih lama, dan makin percaya diri menyambut dirimu yang baru.

Semua produk WRP lengkap dan aman dikonsumsi setiap hari. Kamu bisa dapatkan produk WRP di E-Commerce kesayangan kamu. So Ladies, let’s unlock your confidence!

 

 

 

 

Daftar Pustaka

Astbury, N. M., Piernas, C., Hartmann-Boyce, J., Lapworth, S., Aveyard, P., & Jebb, S. A. (2019). A systematic review and meta-analysis of the effectiveness of meal replacements for weight loss. Obesity Reviews, 20(4), 569–587. https://doi.org/10.1111/obr.12816

Bull, F. C., Al-Ansari, S. S., Biddle, S., Borodulin, K., Buman, M. P., Cardon, G., Carty, C., Chaput, J.-P., Chastin, S., Chou, R., Dempsey, P. C., DiPietro, L., Ekelund, U., Firth, J., Friedenreich, C. M., Garcia, L., Gichu, M., Jago, R., Katzmarzyk, P. T., … Willumsen, J. F. (2020). World Health Organization 2020 guidelines on physical activity and sedentary behaviour. British Journal of Sports Medicine, 54(24), 1451–1462. https://doi.org/10.1136/bjsports-2020-102955

Donnelly, J. E., Blair, S. N., Jakicic, J. M., Manore, M. M., Rankin, J. W., & Smith, B. K. (2009). Appropriate physical activity intervention strategies for weight loss and prevention of weight regain for adults. Medicine & Science in Sports & Exercise, 41(2), 459–471. https://doi.org/10.1249/MSS.0b013e3181949333

Heymsfield, S. B., van Mierlo, C. A. J., van der Knaap, H. C. M., Heo, M., & Frier, H. I. (2003). Weight management using a meal replacement strategy: Meta and pooling analysis from six studies. International Journal of Obesity, 27(5), 537–549. https://doi.org/10.1038/sj.ijo.0802258

Leidy, H. J., Clifton, P. M., Astrup, A., Wycherley, T. P., Westerterp-Plantenga, M. S., Luscombe-Marlow, N. D., Woods, S. C., & Mattes, R. D. (2015). The role of protein in weight loss and maintenance. The American Journal of Clinical Nutrition, 101(6), 1320S–1329S. https://doi.org/10.3945/ajcn.114.084038

Popmama. (n.d.). 9 tips diet ala Vicky Shu, berhasil turun puluhan kilo. https://www.popmama.com/life/health/tips-diet-ala-vicky-shu-00-6wd2h-z5ydz2

Puhl, R. M., & Heuer, C. A. (2010). Obesity stigma: Important considerations for public health. American Journal of Public Health, 100(6), 1019–1028. https://doi.org/10.2105/AJPH.2009.159491

RM.id. (n.d.). Turun 10 kg dalam 8 minggu, ini perjalanan transformasi Vicky Shu bersama Halofit by Halodoc. https://rm.id/baca-berita/life-style/311061/turun-10-kg-dalam-8-minggu-ini-perjalanan-transformasi-vicky-shu-bersama-halofit-by-halodoc

 

Article Lainnya