{"id":7095,"date":"2025-09-03T17:52:26","date_gmt":"2025-09-03T10:52:26","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=7095"},"modified":"2025-09-03T17:52:26","modified_gmt":"2025-09-03T10:52:26","slug":"padel-dan-pickleball-olahraga-viral-millennial-gen-z","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/padel-dan-pickleball-olahraga-viral-millennial-gen-z\/","title":{"rendered":"Padel vs Pickleball: Olahraga Raket Viral yang Populer di Kalangan Millennial &#038; Gen Z"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padel dan pickleball makin digemari oleh generasi millennial hingga Gen Z di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental. Tapi, mereka tak lagi hanya tertarik pada olahraga konvensional seperti gym atau lari. Kini, muncul dua bintang baru di dunia olahraga raket: padel dan pickleball.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya bukan cuma olahraga biasa. Padel dan pickleball menawarkan pengalaman yang<em> fun<\/em>, sosial, dan <em>photogenic<\/em>, cocok banget untuk generasi yang suka eksplorasi gaya hidup aktif dan tetap eksis di media sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><strong>Apa Itu Padel dan Pickleball?<\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Olahraga raket kini tidak hanya didominasi oleh tenis dan badminton. Dua nama baru yang sedang viral di Indonesia dan dunia yaitu padel dan pickleball, menawarkan pengalaman bermain yang lebih ringan, sosial, dan cocok untuk generasi aktif seperti millennial dan Gen Z. Sebelum kamu coba main, yuk kenalan dulu sama asal-usul dan ciri khas masing-masing olahraga!<\/span><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/olahraga-padel-indonesia\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Padel<\/span><\/a><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.redbull.com\/int-en\/history-of-padel\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Redbull<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Padel pertama kali diciptakan di Meksiko pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera, seorang pengusaha kaya yang memodifikasi lapangan tenis di rumahnya agar bisa dimainkan di ruang yang lebih kecil. Olahraga ini lalu berkembang pesat di Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya, menjadi sangat populer sebagai olahraga sosial keluarga dan komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, padel menjadi fenomena global. Di Eropa, padel bahkan dianggap sebagai \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">the fastest growing sport,\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan sudah mulai masuk dalam turnamen internasional. Di Indonesia, minat terhadap padel mulai meningkat sejak 2022, terutama di Jakarta dan Bali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri khas padel:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dimainkan oleh 4 orang (ganda)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lapangan lebih kecil dari tenis, dikelilingi dinding kaca yang bisa digunakan sebagai pantulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bola mirip bola tenis, tapi dengan tekanan udara lebih rendah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Raket tanpa senar (<em>paddle solid<\/em> dengan lubang)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak butuh <em>power<\/em> besar, lebih ke teknik dan reaksi cepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk perempuan, pemula, dan pemain dari berbagai usia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kombinasi antara fun, strategi, dan teamwork<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pickleball<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/usapickleball.org\/what-is-pickleball\/history-of-the-game\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">USA Pickleball<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, olahraga ini lahir di Amerika Serikat pada tahun 1965. Diciptakan oleh tiga sosok di Washington State, yaitu Joel Pritchard, Bill Bell, dan Barney McCallum. Mereka ingin membuat permainan seru untuk anak-anak mereka selama musim panas. Mereka menciptakan permainan baru dengan peralatan seadanya bermodalkan <em>paddle<\/em> kayu dan bola plastik berlubang, lalu dimainkan di lapangan badminton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring waktu, pickleball berkembang menjadi olahraga komunitas di Amerika dan kini jadi tren global. Bahkan selebriti seperti Leonardo DiCaprio dan Selena Gomez diketahui ikut memainkan olahraga ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri khas pickleball:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dimainkan secara tunggal atau ganda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan bola plastik berlubang dan paddle ringan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lapangan lebih kecil dari tenis, net lebih rendah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kombinasi tenis + pingpong + badminton<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakannya lebih lambat dari tenis, tapi tetap intens<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk semua level kebugaran, bahkan untuk kamu yang jarang olahraga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat populer sebagai \u201colahraga keluarga dan komunitas\u201d yang fun dan low risk<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h1><strong>Kenapa Padel dan Pickleball Viral di Kalangan Millennial &amp; Gen Z?<\/strong><\/h1>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7102 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/people-playing-padle-tennis-inside-750x536.jpg\" alt=\"Padel vs Pickleball: Olahraga Raket Viral yang Populer di Kalangan Millennial &amp; Gen Z\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/people-playing-padle-tennis-inside-750x536.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/people-playing-padle-tennis-inside-18x12.jpg 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/people-playing-padle-tennis-inside-120x86.jpg 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/people-playing-padle-tennis-inside-350x250.jpg 350w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/people-playing-padle-tennis-inside-1140x815.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kamu mengetahui tentang sejarah dan latar belakang kedua olahraga tersebut, yuk kita dalami kenapa olahraga ini sangat diminati oleh kalangan millennial hingga gen z.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sosial, Fun, dan Estetik<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padel dan pickleball bukan hanya olahraga tapi pengalaman sosial. Banyak<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> venue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di kota besar yang menggabungkan lapangan dengan kafe, <em>lounge<\/em>, dan layout yang <em>instagramable.<\/em> Setelah main padel, kamu bisa istirahat dan unggah konten seru bareng <em>bestie<\/em>, Ladies !<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk Pemula tapi Tetap Menantang<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua olahraga ini tidak membutuhkan kemampuan atletik yang kompleks. Bahkan kamu yang baru pertama kali main bisa langsung <em>enjoy<\/em>. Tapi, semakin sering main, kamu bisa mengasah teknik dan strategi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Easy to start, fun to master<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Supportive Community<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunitas padel dan pickleball biasanya ramah dan inklusif. Banyak klub dan event terbuka untuk umum, bahkan kamu bisa join walaupun datang sendirian. Hal ini menjadi daya tarik bagi perempuan urban yang ingin aktif sekaligus memperluas jejaring sosial.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Lifestyle Oriented Sport<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era FOMO dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">aesthetic culture<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, olahraga ini masuk banget ke gaya hidup sehat modern. <em>Outfit<\/em> padel dan pickleball juga sangat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stylish,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<em>sneakers<\/em> putih, dan raket lucu warna pastel. Jadi, tidak heran kalau banyak selebgram yang mulai rutin unggah video main pickleball bareng <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">squad<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya.<\/span><\/p>\n<h1><strong>Manfaat Fisik &amp; Mental: Lebih dari Sekadar Olahraga<\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dengan kelebihan kedua olahraga tersebut yang mudah dipelajari dan cocok untuk pemula. Olahraga ini ternyata memiliki manfaat yang baik untuk tubuh kamu. Yuk kita dalami!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan Kesehatan <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/yuk-jaga-kesehatan-jantung-dengan-menerapkan-tips-berikut\/\">Jantung<\/a> &amp; Paru-paru<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.mdpi.com\/1660-4601\/19\/11\/6582\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">International Journal of Environmental Research and Public Health<\/a>, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Padel dan pickleball termasuk olahraga aerobik ringan sampai sedang. Aktivitas ini melatih kardiovaskular tanpa membuat tubuh terlalu <em>overtraining<\/em>. Sangat cocok buat kamu yang ingin tetap fit tapi malas olahraga berat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Melatih Otak, Fokus, dan Reaksi Cepat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam setiap permainan, kamu dilatih untuk berpikir cepat, membaca arah bola, dan mengambil keputusan dalam hitungan detik. Ini membuat olahraga ini bukan hanya fisik, tapi juga mental <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">challenge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang melatih konsentrasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Anti Stres, Anti Jenuh<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial yang terbangun selama bermain sangat efektif meredakan stres. Tubuhmu akan melepaskan endorfin dan serotonin yang bikin mood meningkat. Menurut studi dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/journals.sagepub.com\/doi\/10.1177\/08901171231215479d\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">American Journal of Health Promotion<\/a>, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kamu akan merasa lebih segar, produktif, dan bahagia setelah sesi main, apalagi dilakukan di tempat terbuka.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga Berat Badan dan Bentuk Tubuh<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Studi dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/pii\/S1728869X23000424?via%3Dihub\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Journal of Exercise Science and Fitness<\/a>,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan bahwa gerakan terus-menerus membantu membakar lemak, terutama di bagian perut, paha, dan lengan. Kombinasi kardio ringan dengan aktivitas menyenangkan membuat kamu bisa mempertahankan gaya hidup aktif tanpa merasa terpaksa.<\/span><\/p>\n<h1><strong>Kesimpulan : Healthy Lifestyle yang Lebih Seru<\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padel dan pickleball bukan sekadar olahraga, padel maupun pickleball adalah cara baru untuk menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan kehidupan sosial. Buat kamu yang sedang mencari aktivitas yang sehat, seru, dan nggak membosankan, olahraga ini bisa jadi pilihan terbaik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah tekanan pekerjaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">burnout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> digital, dan kesibukan urban, padel dan pickleball bisa jadi pelarian sehat dan produktif. Kamu nggak hanya bergerak aktif, tapi juga terkoneksi, bahagia, dan tetap fashionable!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bergabunglah dengan komunitas Padel dan Pickleball sekarang! Temukan lapangan terdekat dan mulai bermain!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber Referensi :<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harris, M., &amp; Kuo, C. (2021). Scientific Challenges on Theory of Fat Burning by Exercise.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Frontiers in Physiology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 12. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.3389\/fphys.2021.685166\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.3389\/fphys.2021.685166<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kang, S., &amp; Hundal, J. (2024). Navigating Life Challenges Through Play.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">American Journal of Health Promotion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 38, 284 &#8211; 286. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/08901171231215479d\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/08901171231215479d<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Redbull. (2024). From backyards to global fame: this is the surprising history of padel. <\/span><a href=\"https:\/\/www.redbull.com\/int-en\/history-of-padel\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.redbull.com\/int-en\/history-of-padel<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">S\u00e1nchez-Alcaraz, B., &amp; Courel-Ib\u00e1\u00f1ez, J. (2022). The Role of Padel in Improving Physical Fitness and Health Promotion: Progress, Limitations, and Future Perspectives\u2014A Narrative Review.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">International Journal of Environmental Research and Public Health<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 19. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/ijerph19116582\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.3390\/ijerph19116582<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">USA Pickleball. N.d. History of the Game. <\/span><a href=\"https:\/\/usapickleball.org\/what-is-pickleball\/history-of-the-game\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/usapickleball.org\/what-is-pickleball\/history-of-the-game\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yin, M., Chen, Z., George, P., Liu, H., Li, H., &amp; Li, Y. (2023). Chronic high-intensity interval training and moderate-intensity continuous training are both effective in increasing maximum fat oxidation during exercise in overweight and obese adults: A meta-analysis.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Journal of Exercise Science and Fitness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 21, 354 &#8211; 365. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jesf.2023.08.001\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.jesf.2023.08.001<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Padel dan pickleball makin digemari oleh generasi millennial hingga Gen Z di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental. Tapi, mereka tak lagi hanya tertarik pada olahraga konvensional seperti gym atau lari. Kini, muncul dua bintang baru di dunia olahraga raket: padel dan pickleball. Keduanya bukan &#8230; <a title=\"Padel vs Pickleball: Olahraga Raket Viral yang Populer di Kalangan Millennial &#038; Gen Z\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/padel-dan-pickleball-olahraga-viral-millennial-gen-z\/\" aria-label=\"Read more about Padel vs Pickleball: Olahraga Raket Viral yang Populer di Kalangan Millennial &#038; Gen Z\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":9,"featured_media":7101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[1430,1425,1422,1424,1426,1431,1423,1429,1428,798,1427],"class_list":["post-7095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-active","tag-gaya-hidup-aktif-dengan-olahraga-raket","tag-manfaat-bermain-pickleball","tag-olahraga-raket","tag-olahraga-raket-untuk-pemula","tag-olahraga-sosial-untuk-millenial","tag-olahraga-yang-sedang-viral-di-media-sosial","tag-padel","tag-padel-dan-pickleball-untuk-kebugaran","tag-padel-di-indonesia","tag-pickleball","tag-pickleball-untuk-semua-usia"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-05-26 21:30:23","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7095"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7095\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7104,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7095\/revisions\/7104"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}