{"id":7019,"date":"2025-07-22T17:52:19","date_gmt":"2025-07-22T10:52:19","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=7019"},"modified":"2025-07-22T17:52:19","modified_gmt":"2025-07-22T10:52:19","slug":"program-diet-tanpa-mood-swing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/program-diet-tanpa-mood-swing\/","title":{"rendered":"Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjalani program <\/span><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/4-diet-viral-terpopuler-keto-if-ocd-dan-mediterania\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">diet<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> seringkali sulit dilakukan, terutama bagi perempuan. Tidak hanya soal menahan godaan makanan favorit, tetapi juga bagaimana menjaga mood tetap stabil. Di tengah niat untuk hidup sehat dan menurunkan berat badan, tak jarang emosi menjadi tidak stabil, mudah tersinggung, hingga merasa lelah secara mental.\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><strong>Hubungan Mood Swing dan Makanan<\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah merasa tiba-tiba sedih atau marah saat lapar? Atau merasa lebih ceria setelah makan cokelat? Itu bukan kebetulan. Ada kaitan erat antara makanan yang kamu konsumsi dengan kondisi emosi.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7021 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/young-beautiful-woman-enjoying-wholesome-dinner-750x536.jpg\" alt=\"Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/young-beautiful-woman-enjoying-wholesome-dinner-750x536.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/young-beautiful-woman-enjoying-wholesome-dinner-18x12.jpg 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/young-beautiful-woman-enjoying-wholesome-dinner-120x86.jpg 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/young-beautiful-woman-enjoying-wholesome-dinner-350x250.jpg 350w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/young-beautiful-woman-enjoying-wholesome-dinner-1140x815.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Gula Darah dan Emosi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fluktuasi kadar gula darah sangat memengaruhi suasana hati. Saat kamu mengonsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana (seperti roti putih, kue manis, atau soda), tubuh merespons dengan lonjakan gula darah yang drastis. Setelahnya, kadar gula ini akan turun dengan cepat dan menyebabkan rasa lemas, mudah marah, bahkan cemas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kekurangan Zat Gizi Tertentu<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <em><a href=\"https:\/\/pmc.ncbi.nlm.nih.gov\/articles\/PMC7996954\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nutrients Journal<\/a><\/em>, beberapa zat gizi seperti asam lemak omega-3, vitamin B6, magnesium, dan triptofan berperan dalam produksi hormon yang mengatur <em>mood<\/em>, seperti serotonin dan dopamin. Kekurangan asupan ini bisa menyebabkan perasaan mudah cemas, sedih, hingga depresi ringan.<\/span><\/p>\n<h2><em><span style=\"font-weight: 400;\">Emotional Eating<\/span><\/em><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.mdpi.com\/2304-8158\/12\/4\/872\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Journal Foods<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, makan merupakan bagian sebagai pelarian emosi, atau sering disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">emotional eating.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"><em> Emotional eating<\/em> adalah fenomena di mana seseorang makan bukan karena lapar, melainkan untuk meredakan stres, kesedihan, atau emosi negatif lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa makanan, terutama yang manis atau gurih, sering dipilih karena memberikan kenyamanan sesaat dan mampu mengalihkan perhatian dari perasaan yang tidak menyenangkan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, <em>mood swing<\/em> bukan hanya soal emosi saja. <em>Mood swing<\/em> juga sangat dipengaruhi oleh apa yang kamu konsumsi. Pemilihan makanan yang dikonsumsi berkaitan dengan kestabilan emosi adalah langkah awal yang penting dalam menjalani diet yang seimbang dan menyenangkan, Ladies.<\/span><\/p>\n<h1><strong>Keterkaitan Hormon dan Program Diet<\/strong><\/h1>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7022 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/concept-treatment-with-hormonal-drugs-750x536.jpg\" alt=\"Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/concept-treatment-with-hormonal-drugs-750x536.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/concept-treatment-with-hormonal-drugs-18x12.jpg 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/concept-treatment-with-hormonal-drugs-120x86.jpg 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/concept-treatment-with-hormonal-drugs-350x250.jpg 350w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/concept-treatment-with-hormonal-drugs-1140x815.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perempuan sangat dipengaruhi oleh perubahan hormon, terutama yang berkaitan dengan siklus menstruasi, stres, dan gaya hidup. Hormon-hormon ini memiliki peran penting dalam metabolisme, rasa lapar, hingga emosi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa hormon yang perlu kamu perhatikan:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Hormon Kortisol<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kortisol adalah hormon stres. Saat stres meningkat (misalnya karena terlalu ketat diet), kadar kortisol naik dan memicu nafsu makan, khususnya terhadap makanan tinggi gula dan lemak. Selain itu, kortisol yang tinggi dalam jangka panjang bisa mengganggu sistem pencernaan dan memperburuk suasana hati.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Estrogen dan Progesteron<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua hormon ini mengalami perubahan secara cepat sepanjang siklus menstruasi. Pada masa pra-menstruasi (PMS), hormon progesteron cenderung meningkat dan dapat menyebabkan perasaan mudah tersinggung, gelisah, hingga keinginan untuk mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Serotonin<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian dari <a href=\"https:\/\/journals.lww.com\/co-clinicalnutrition\/abstract\/2016\/01000\/mood,_food,_and_cognition__role_of_tryptophan_and.11.aspx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Clinical and Metabolic Care Journal<\/em><\/a>, menunjukkan bahwa asupan makanan yang tinggi kandungan triptofan dapat meningkatkan kadar serotonin di otak dan berkontribusi pada stabilitas emosi serta perbaikan <em>mood<\/em>. Triptofan, banyak ditemukan dalam susu rendah lemak, cokelat hitam, pisang, dan kacang-kacangan, terbukti meningkatkan ketersediaan serotonin, yang berperan penting dalam regulasi suasana hati dan fungsi kognitif<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><strong>Mengapa Asupan Seimbang Penting?<\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hormon tubuh sangat bergantung pada apa yang kita konsumsi. Diet yang terlalu ekstrem atau menghilangkan golongan makanan tertentu, seperti diet menghilangkan porsi karbohidrat secara total, bisa mengacaukan produksi hormon dan membuat <em>mood swing<\/em> makin parah.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7023 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Foto-artikel-3-750x536.png\" alt=\"Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Foto-artikel-3-750x536.png 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Foto-artikel-3-18x12.png 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Foto-artikel-3-120x86.png 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Foto-artikel-3-350x250.png 350w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h1><strong>Susu Rendah Lemak untuk Menjaga <em>Mood<\/em><\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang menghindari susu saat diet karena takut gemuk. Padahal, susu rendah lemak (<em>Low Fat Milk<\/em>) justru bisa menjadi sahabat saat menjalani program diet sehat, terutama dalam hal menjaga kestabilan emosi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu rendah lemak merupakan pilihan tepat bagi perempuan yang ingin menjaga kestabilan emosi selama diet, karena mengandung <\/span><a href=\"https:\/\/www.siloamhospitals.com\/en\/informasi-siloam\/artikel\/efek-tryptophan-untuk-jantung\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">triptofan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu asam amino yang membantu produksi hormon kebahagiaan. Selain itu, kandungan kalsium di dalamnya juga berfungsi meredakan gejala kecemasan dan stres, menjadikan susu rendah lemak sebagai minuman yang tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menenangkan pikiran. Ditambah dengan protein berkualitas membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, susu rendah lemak juga membantu mencegah keinginan makan berlebihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu rendah lemak juga bisa menjadi alternatif sehat untuk camilan, terutama saat <em>craving<\/em> makanan manis melanda. Daripada mengonsumsi minuman dengan kandungan gula yang tinggi atau <em>snack<\/em> tidak sehat, minum segelas susu rendah lemak bisa menjadi solusi praktis untuk mengatasi lapar sekaligus menstabilkan <em>mood<\/em>. Dengan kalori yang lebih rendah dibandingkan susu <em>full cream<\/em>, susu rendah lemak tetap memberikan manfaat nutrisi penting tanpa membuat kamu khawatir dengan asupan kalori berlebih. Inilah alasan mengapa susu rendah lemak sangat cocok menjadi bagian dari pola makan sehat, terutama bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan tanpa kehilangan keseimbangan emosi.<\/span><\/p>\n<h1><strong>Pilihan Susu Rendah Lemak Untuk Jaga <em>Mood<\/em> Saat Diet<\/strong><\/h1>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ladies <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ingin mengonsumsi susu rendah lemak untuk membantu menjaga mood saat diet, cobain deh <\/span><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/product\/61609382\/1002619756\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">WRP Low Fat Milk Chocolate<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7024 size-epic-featured-750\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-750x750.jpg\" alt=\"Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet\" width=\"750\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-750x750.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-300x300.jpg 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-150x150.jpg 150w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-768x768.jpg 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-1536x1536.jpg 1536w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-2048x2048.jpg 2048w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-12x12.jpg 12w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-1320x1321.jpg 1320w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-75x75.jpg 75w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LFM-mix-bundle-2-Foto2-1140x1141.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">WRP <em>Low Fat Milk Vanilla<\/em>, hadir dengan berbagai keunggulan untuk mendukung gaya hidup sehat dan menjaga <em>mood<\/em> tetap stabil selama diet. Dengan kalori terkontrol hanya 110 kkal per sajiannya, susu ini mampu menjadi camilan sehat tanpa rasa bersalah. Kandungan proteinnya membantu memberi rasa kenyang lebih lama, yang sangat bermanfaat untuk mencegah makan secara berlebihan yang sering dipicu oleh stres atau perubahan suasana hati. Selain itu, kandungan serat di dalamnya berkontribusi menjaga kestabilan gula darah, sehingga suasana hati lebih seimbang dan tidak mudah naik turun. Ditambah lagi, 12 vitamin dan 10 mineral di dalamnya membantu memenuhi kebutuhan gizi harian, menjadikan tubuh tetap bertenaga dan pikiran tetap fokus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikemas secara praktis dalam bentuk sachet, WRP <em>Low Fat Milk Vanilla<\/em> bisa diseduh dengan air hangat atau dingin (150 ml), dan disarankan dikonsumsi 1\u20132 kali sehari kapan pun dibutuhkan. Dengan manfaat lengkap dan rasa lezat, susu ini tak hanya mendukung program diet sehat, tetapi juga membantu menjaga mood tetap positif sepanjang hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah siap menjalani program diet tanpa <em>mood swing<\/em>? Ikuti tips di atas dan mulai diet sehat kamu sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber :<\/strong><\/p>\n<p>Hoepner CT, McIntyre RS, Papakostas GI. Impact of Supplementation and Nutritional Interventions on Pathogenic Processes of Mood Disorders: A Review of the Evidence. Nutrients. 2021 Feb 26;13(3):767. doi: 10.3390\/nu13030767. PMID: 33652997; PMCID: PMC7996954.<\/p>\n<p>Ljubi\u010di\u0107, M., Sari\u0107, M., Klarin, I., Rumbak, I., Bari\u0107, I., Ranilovi\u0107, J., D\u017eelalija, B., Sari\u0107, A., Naki\u0107, D., Djekic, I., Korzeniowska, M., Bartkien\u0117, E., Papageorgiou, M., Tarcea, M., \u010cerneli\u010d-Bizjak, M., Klava, D., Sz\u0171cs, V., Vittadini, E., Bolhuis, D., &amp; Guin\u00e9, R. (2023). Emotions and Food Consumption: Emotional Eating Behavior in a European Population.\u00a0<em>Foods<\/em>, 12.\u00a0<a href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/foods12040872\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/doi.org\/10.3390\/foods12040872<\/a>.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Shireen, H., Castelli, S., Dor-Ziderman, Y., Kn\u00e4uper, B., Milad, J., &amp; Legault, M. (2022). Phenomenological support for escape theory: a qualitative study using explicitation interviews with emotional eaters.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Journal of Eating Disorders<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 10. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1186\/s40337-022-00690-y\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.1186\/s40337-022-00690-y<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strasser, B., Fuchs, D., &amp; Gostner, J. (2016). Mood, food, and cognition: role of tryptophan and serotonin.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 19, 55\u201361. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1097\/MCO.0000000000000237\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.1097\/MCO.0000000000000237<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SiloamHospitals. (2025). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Effects of Tryptophan on the Heart, Don\u2019t Underestimate!<\/span><\/i> <a href=\"https:\/\/www.siloamhospitals.com\/en\/informasi-siloam\/artikel\/efek-tryptophan-untuk-jantung\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.siloamhospitals.com\/en\/informasi-siloam\/artikel\/efek-tryptophan-untuk-jantung<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjalani program diet seringkali sulit dilakukan, terutama bagi perempuan. Tidak hanya soal menahan godaan makanan favorit, tetapi juga bagaimana menjaga mood tetap stabil. Di tengah niat untuk hidup sehat dan menurunkan berat badan, tak jarang emosi menjadi tidak stabil, mudah tersinggung, hingga merasa lelah secara mental.\u00a0 Hubungan Mood Swing dan Makanan Pernah merasa tiba-tiba sedih &#8230; <a title=\"Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/program-diet-tanpa-mood-swing\/\" aria-label=\"Read more about Program Diet Tanpa Mood Swing: Tips Menjaga Mood saat Diet\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":9,"featured_media":7020,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[1367,1077,1365,1028,1366],"class_list":["post-7019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-everyday","tag-hormon-dan-makanan","tag-low-fat-milk","tag-program-diet-tanpa-mood-swing","tag-susu-rendah-lemak","tag-tips-menjaga-mood-saat-diet"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-05-09 13:50:27","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7019"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7019\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7026,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7019\/revisions\/7026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}