{"id":6987,"date":"2025-06-26T18:48:32","date_gmt":"2025-06-26T11:48:32","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=6987"},"modified":"2025-06-26T18:48:32","modified_gmt":"2025-06-26T11:48:32","slug":"susu-nabati-vs-susu-rendah-lemak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-nabati-vs-susu-rendah-lemak\/","title":{"rendered":"Susu Nabati vs Susu Rendah Lemak: Mana yang Lebih Sehat ?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu adalah salah satu sumber nutrisi yang penting, terutama bagi perempuan yang peduli akan kesehatan, kecantikan, dan kebugaran tubuh. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan tren diet, pilihan jenis susu pun menjadi semakin beragam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua pilihan yang sering dibandingkan adalah <\/span><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-rendah-lemak\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">low fat milk<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (susu rendah lemak) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plant-based milk <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(susu nabati). Lalu, dari kedua jenis ini, mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam perbedaan antara susu rendah lemak dan susu nabati, manfaat keduanya bagi diet, serta tips memilih dan mengonsumsi susu yang tepat berdasarkan kebutuhan tubuh perempuan.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400;\">Susu Nabati vs Susu Rendah Lemak\u00a0<\/span><\/h1>\n<figure id=\"attachment_6988\" aria-describedby=\"caption-attachment-6988\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6988 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-7-750x536.png\" alt=\"Ilustrasi dari Susu Nabati\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-7-750x536.png 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-7-18x12.png 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-7-120x86.png 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-7-350x250.png 350w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6988\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi dari Susu Nabati (Plant Based Milk)<\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu Susu Nabati?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu nabati (<em>plant-based milk)<\/em> adalah jenis susu yang dibuat dari bahan nabati seperti kedelai, almond, oat, kelapa, dan beras. Susu ini tidak mengandung laktosa atau protein hewani, sehingga cocok untuk vegan atau mereka yang mengalami intoleransi laktosa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa jenis susu nabati juga difortifikasi dengan kalsium dan vitamin untuk mendekati kandungan nutrisi susu sapi. Namun, tiap jenis susu nabati memiliki kandungan gizi yang berbeda. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Susu kedelai<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: tinggi protein, mirip dengan susu sapi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Susu almond<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: rendah kalori dan lemak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Susu oat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: mengandung serat beta-glukan, baik untuk jantung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Susu kelapa<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: tinggi lemak jenuh, tetapi alami dan enak untuk smoothie.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu Susu Rendah Lemak?\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6989 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-6-750x536.png\" alt=\"Ilustrasi dari Susu Rendah Lemak (Low Fat Milk)\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-6-750x536.png 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-6-18x12.png 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-6-120x86.png 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Foto-artikel-6-350x250.png 350w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu rendah lemak (<em>low fat milk<\/em>) adalah susu sapi yang telah diproses untuk mengurangi kadar lemaknya, biasanya hanya mengandung sekitar 1\u20132% lemak. Susu ini tetap mengandung protein hewani, kalsium, vitamin D, dan vitamin B12 dalam jumlah yang cukup tinggi, namun dengan kalori yang lebih rendah dibandingkan susu full cream.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis susu ini sering direkomendasikan bagi mereka yang ingin menjaga berat badan namun tetap mendapatkan manfaat nutrisi dari susu sapi.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400;\">Perbandingan Manfaat Susu Nabati dan Susu Rendah Lemak bagi Kesehatan<\/span><\/h1>\n<p>Tabel1. Perbandingan Manfaat Susu Nabati vs Susu Rendah Lemak bagi Kesehatan<\/p>\n<table style=\"height: 482px;\" width=\"830\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"301\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Manfaat Susu Nabati<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"301\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Manfaat Susu Rendah Lemak\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"301\"><b>Alternatif bagi intoleransi laktosa<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Susu nabati bebas laktosa, menjadikannya pilihan aman bagi perempuan yang mengalami gangguan pencernaan setelah minum susu sapi.<\/span><\/td>\n<td width=\"301\"><span style=\"font-family: inherit; font-size: inherit;\"><b>Mengontrol berat badan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan lemak yang lebih rendah, kalori yang masuk ke tubuh juga lebih terkendali. Ini membantu dalam proses diet tanpa mengorbankan nutrisi.<\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"301\"><b>Rendah kalori dan kolesterol<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Susu almond atau oat umumnya lebih rendah kalori dan lemak jenuh, serta tidak mengandung kolesterol. Cocok untuk diet rendah lemak.<\/span><\/td>\n<td width=\"301\"><b>Baik untuk tulang dan gigi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kalsium dan vitamin D, susu rendah lemak tetap berperan dalam menjaga kepadatan tulang, penting bagi perempuan terutama menjelang menopause.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"301\"><b>Kaya antioksidan dan serat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa susu nabati seperti susu oat mengandung serat dan senyawa antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan.<\/span><\/td>\n<td width=\"301\"><b>Mendukung pembentukan otot<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan proteinnya membantu pemulihan otot setelah olahraga, sangat cocok bagi perempuan yang aktif atau rutin berolahraga<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400;\">Mana yang Lebih Sehat? Tergantung Kebutuhan Tubuhmu!<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada jawaban yang paling benar untuk pertanyaan ini, karena setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda. Berikut panduan dalam memilih jenis susu yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kondisi kesehatan kamu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu membutuhkan asupan protein tinggi dan tidak alergi susu sapi, low fat milk bisa menjadi pilihan terbaik. Ini membantu menjaga massa otot, apalagi bila kamu aktif berolahraga atau sedang menjalani program pembentukan tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu seorang vegan atau memiliki intoleransi laktosa, tentu susu nabati adalah pilihan utama. Susu kedelai bisa dipilih bila kamu tetap ingin mendapat asupan protein cukup, sementara susu almond cocok untuk kamu yang sedang mengurangi kalori harian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang fokus pada kesehatan jantung atau ingin menurunkan kolesterol, susu oat dengan kandungan serat larutnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perempuan hamil atau menyusui disarankan untuk tetap mengonsumsi susu yang tinggi kalsium dan vitamin D. Bila memilih susu nabati, pastikan yang telah difortifikasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h1><span style=\"font-weight: 400;\">Tips Konsumsi Susu yang Tepat untuk Hasil Maksimal<\/span><\/h1>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan Kandungan Gizi pada Label<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_6990\" aria-describedby=\"caption-attachment-6990\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6990 size-epic-750x536\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/courier-delivering-groceries-home-750x536.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"536\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/courier-delivering-groceries-home-750x536.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/courier-delivering-groceries-home-18x12.jpg 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/courier-delivering-groceries-home-120x86.jpg 120w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/courier-delivering-groceries-home-350x250.jpg 350w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/courier-delivering-groceries-home-1140x815.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6990\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi Memperhatikan Kandungan Gizi pada Label<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan asal pilih karena tren. Cek label kandungan gizi pada label kemasan untuk mengetahui kandungan protein, gula tambahan, kalsium, dan vitamin dalam susu yang kamu beli. Beberapa susu nabati mengandung gula tambahan yang tinggi, jadi pilihlah versi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unsweetened<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (tanpa pemanis tambahan).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuaikan dengan Aktivitas Harian<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu banyak bergerak atau berolahraga atau kamu sedang menjalani program diet, pilih susu dengan kandungan protein lebih tinggi seperti low fat milk atau susu kedelai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Kalau kamu sedang fokus menurunkan berat badan, susu low fat milk rendah kalori\u00a0 juga bisa jadi pilihan lho, Ladies !<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Variasikan Konsumsi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada salahnya untuk mengombinasikan kedua jenis susu dalam diet harianmu. Misalnya, gunakan low fat milk saat membuat oatmeal, dan susu almond untuk campuran smoothie. Dengan variasi ini, kamu mendapatkan manfaat gizi dari kedua sumber.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan Respons Tubuh<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiap tubuh merespon susu secara berbeda. Jika kamu merasa kembung, sering buang angin, atau tidak nyaman setelah minum susu, bisa jadi kamu mengalami intoleransi terhadap salah satu kandungan dalam susu tersebut. Gantilah dengan pilihan yang lebih cocok untuk sistem pencernaanmu.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulan: Pilihan Ada di Tanganmu<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik low fat milk maupun plant-based milk memiliki kelebihan dan manfaat masing-masing. Tidak ada satu pilihan yang mutlak lebih baik dari yang lain. Kuncinya adalah mengenali kebutuhan tubuhmu dan memilih susu yang paling mendukung gaya hidup dan tujuan kesehatanmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi perempuan modern yang aktif dan peduli kesehatan, bijak dalam memilih asupan adalah langkah awal menuju hidup lebih sehat dan seimbang. Jadikan susu sebagai bagian dari pola makan bergizi \u2014 bukan hanya untuk menjaga berat badan ideal, tetapi juga untuk kesehatan jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga sekarang kamu sudah memahaminya ya, Ladies! Selamat mencoba!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber :<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">FDA. (2023). Milk and Plant-Based Milk Alternatives: Know the Nutrient Difference. <\/span><a href=\"https:\/\/www.fda.gov\/consumers\/consumer-updates\/milk-and-plant-based-milk-alternatives-know-nutrient-difference\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.fda.gov\/consumers\/consumer-updates\/milk-and-plant-based-milk-alternatives-know-nutrient-difference<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline. (2023). Is Whole Milk Better Than Low Fat and Skim Milk? <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/whole-vs-skim-milk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/whole-vs-skim-milk<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harna, S., Andi, Muh. (2020). Manfaat Susu Untuk Kesehatan. Eduvation<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intan, M., Mohamad, R. (2021). Kajian Pemanfaatan Susu Nabati Sebagai Pengganti Susu Hewani. DOI: 10.33830\/fsj.v1i2.2064.2021\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Standford Lifestyle Medicine. (2025). Dairy vs. Plant-Based Milks: Which is the Healthiest Option? <\/span><a href=\"https:\/\/lifestylemedicine.stanford.edu\/dairy-soy-almond-oat-hemp-milk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/lifestylemedicine.stanford.edu\/dairy-soy-almond-oat-hemp-milk\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Susu adalah salah satu sumber nutrisi yang penting, terutama bagi perempuan yang peduli akan kesehatan, kecantikan, dan kebugaran tubuh. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan tren diet, pilihan jenis susu pun menjadi semakin beragam.\u00a0 Dua pilihan yang sering dibandingkan adalah low fat milk (susu rendah lemak) dan plant-based milk (susu nabati). &#8230; <a title=\"Susu Nabati vs Susu Rendah Lemak: Mana yang Lebih Sehat ?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-nabati-vs-susu-rendah-lemak\/\" aria-label=\"Read more about Susu Nabati vs Susu Rendah Lemak: Mana yang Lebih Sehat ?\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":9,"featured_media":6991,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[1357,1358,1028,1359],"class_list":["post-6987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-everyday","tag-susu-nabati","tag-susu-nabati-lebih-sehat","tag-susu-rendah-lemak","tag-susu-rendah-lemak-lebih-sehat"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-25 18:12:13","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6987"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6992,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6987\/revisions\/6992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}