{"id":6782,"date":"2025-05-09T09:42:25","date_gmt":"2025-05-09T02:42:25","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=6782"},"modified":"2025-05-09T09:42:25","modified_gmt":"2025-05-09T02:42:25","slug":"protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/","title":{"rendered":"Protein Hewani vs Nabati, Mana yang Lebih Baik untuk Otot?"},"content":{"rendered":"<p>Ladies, a<span style=\"font-weight: 400;\">pa sih perbedaan protein hewani vs nabati untuk membangun otot?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk cari tahu, jenis protein manakah yang lebih baik untuk membangun otot? Simak informasinya berikut ini ya!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_80 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<div class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/div>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Mengapa_Tubuhmu_Memerlukan_Protein\">Mengapa Tubuhmu Memerlukan Protein?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Berapa_Banyak_Protein_yang_Diperlukan_untuk_Membangun_Otot\">Berapa Banyak Protein yang Diperlukan untuk Membangun Otot?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Perbedaan_Protein_Hewani_vs_Nabati_untuk_Membangun_Otot\">Perbedaan Protein Hewani vs Nabati untuk Membangun Otot<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Protein_Hewani\">Protein Hewani<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Protein_Nabati\">Protein Nabati<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Kandungan_Gizi_dalam_Makanan_Sumber_Protein\">Kandungan Gizi dalam Makanan Sumber Protein<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Kandungan_Asam_Amino_Esensial_Dalam_Protein_Hewani_Dan_Nabati\">Kandungan Asam Amino Esensial Dalam Protein Hewani Dan Nabati<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Protein_Mana_yang_Lebih_Baik_untuk_Membangun_Otot\">Protein Mana yang Lebih Baik untuk Membangun Otot?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Kombinasikan_Keduanya_untuk_Manfaat_Kesehatan_yang_Optimal\">Kombinasikan Keduanya untuk Manfaat Kesehatan yang Optimal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/#Mau_Bangun_Otot_Lebih_Efektif\">Mau Bangun Otot Lebih Efektif?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Tubuhmu_Memerlukan_Protein\"><\/span><b>Mengapa Tubuhmu Memerlukan Protein?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein adalah salah satu zat gizi makro yang sangat penting bagi tubuh. Protein berperan dalam pembangunan dan perbaikan sel-sel serta jaringan tubuh. Selain itu, protein juga berfungsi sebagai pembawa pesan yang dikenal sebagai hormon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein membentuk 20% bagian tubuh manusia, termasuk otot, kulit, tulang, dan rambut. Penting bagi kita untuk bisa memenuhi asupan protein yang cukup setiap hari untuk mendukung fungsi tubuh yang optimal, terutama bagi kamu yang ingin membangun otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asupan protein yang cukup diperlukan untuk proses sintesis atau pembentukan otot.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Banyak_Protein_yang_Diperlukan_untuk_Membangun_Otot\"><\/span><b>Berapa Banyak Protein yang Diperlukan untuk Membangun Otot?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, orang dewasa memerlukan asupan protein sebanyak 0,8 g per kg berat badan per hari. Sementara, untuk seseorang yang aktif atau orang yang sedang berusaha membangun otot memerlukan sekitar 1,8-2 g protein per kg berat badan per hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menghitung kebutuhan protein, perlu mempertimbangkan status berat badan seseorang. Apabila berat badannya tergolong kategori kegemukan atau obesitas, maka protein dihitung dengan mengalikannya dengan massa tubuh tanpa lemak (lean body mass). Hal ini guna mencegah agar asupan protein tidak berlebihan. Sementara, jika berat badannya normal, maka cukup mengalikan dengan berat badan aktualnya saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, seseorang dengan berat badan 100 kg dan kadar lemak tubuhnya 35%, berarti massa tubuh tanpa lemaknya sebesar 65 kg (100 kg &#8211; (35% x100kg) = 100 kg &#8211; 35 kg= 65 kg). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghitung kebutuhan proteinnya berarti tinggal mengalikan massa tubuh tanpa lemak tersebut dengan rekomendasi asupan protein, misalnya 65 kg dikali dengan 1,8 g, maka ia perlu mengonsumsi 117 g protein sehari.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Protein_Hewani_vs_Nabati_untuk_Membangun_Otot\"><\/span><strong>Perbedaan Protein Hewani vs Nabati untuk Membangun Otot<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain asalnya yang berbeda, dimana protein hewani berasal dari hewan dan protein nabati dari tumbuhan, ternyata kedua jenis protein ini juga dibedakan berdasarkan profil asam amino di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein tersusun atas asam amino yang terbagi menjadi asam amino esensial dan non esensial. Terdapat 20 jenis asam amino dan 9 di antaranya termasuk ke dalam kelompok <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/ketahui-peranan-asam-amino-esensial-bukan-hanya-untuk-sintesis-otot\/\">asam amino esensial<\/a>, yakni asam amino yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh, sehingga perlu diperoleh dari makanan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Protein_Hewani\"><\/span><strong>Protein Hewani<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Protein hewani merupakan protein yang berasal dari hewan, seperti ayam, ikan, telur, daging, <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/manfaat-susu-protein-untuk-wanita\/\">susu<\/a> dan produk olahannya. <span style=\"font-weight: 400;\">Protein hewani dianggap sebagai \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">complete protein\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, karena mengandung semua jenis <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/ketahui-peranan-asam-amino-esensial-bukan-hanya-untuk-sintesis-otot\/\">asam amino<\/a> yang diperlukan tubuh, sementara protein nabati kurang lengkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan sumber protein hewani umumnya mengandung lebih banyak zat gizi dibandingkan sumber protein nabati. Contohnya seperti vitamin B12, vitamin D, DHA, zat besi heme, dan zink.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin B12 banyak ditemukan pada ikan, unggas, daging, dan produk susu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin D ditemukan pada minyak ikan, telur dan produk susu. Beberapa protein nabati seperti jamur dan susu kedelai yang difortifikasi juga mengandung vitamin D, tapi jenis vitamin D pada sumber hewani lebih mudah diserap oleh tubuh.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">DHA (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Docosahexaenoic acid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) merupakan asam lemak esensial omega-3 yang ditemukan lemak ikan. DHA penting untuk perkembangan otak anak dan tidak ditemukan pada pangan nabati.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Zat besi heme sebagian besar ditemukan dalam daging, terutama daging merah. Jenis zat besi ini lebih mudah diserap tubuh ketimbang zat besi non-heme yang terdapat dalam pangan nabati.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Zink banyak ditemukan dalam sumber protein hewani seperti daging, serta beberapa jenis sayuran hijau. Namun, zink yang berasal dari pangan hewani lebih mudah diserap dibanding pangan nabati.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Protein_Nabati\"><\/span><strong>Protein Nabati<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Protein nabati merupakan protein yang bersumber dari tanaman, seperti kacang-kacangan, lentil, polong-polongan, kedelai dan produk olahannya (termasuk tahu, tempe, susu kedelai, dsb). Meski kandungan asam amino esensial dalam protein nabati lebih sedikit dibanding protein hewani. Tapi, protein nabati memiliki keunggulannya tersendiri.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein nabati juga memiliki keunggulan dalam kandungan zat gizi lainnya dibandingkan protein hewani. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Protein nabati mengandung karbohidrat kompleks, yakni serat yang tidak dimiliki makanan sumber protein hewani. Serat diperlukan tubuh untuk memelihara fungsi saluran cerna dan melancarkan BAB (buang air besar). Selain itu serat juga bermanfaat untuk diet, karena bisa memberi ras akenyang lebih lama.<\/span><\/p>\n<blockquote><p>Baik protein hewani dan nabati memiliki keunggulannya masing-masing, protein hewani unggul dalam hal profil asam amino esensial dan zat gizi seperti vitamin B12, vitamin D, DHA, zat besi heme, dan zink. Sementara, protein nabati unggul dalam hal kandungan serat. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk membangun otot dan menjalani diet.<\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kandungan_Gizi_dalam_Makanan_Sumber_Protein\"><\/span><strong>Kandungan Gizi dalam Makanan Sumber Protein<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 41 tentang Pedoman Gizi Seimbang, protein dimasukan ke dalam golongan 2 dan 3 dalam Daftar Bahan Makanan Penukar. Golongan 2 merupakan sumber protein hewani dan golongan 3 sumber protein nabati.<\/p>\n<p><strong>Golongan 2<\/strong>, Bahan Makanan Sumber Protein Hewani<\/p>\n<p>Terbagi menjadi 3, yakni:<\/p>\n<ul>\n<li>Protein Hewani Rendah Lemak<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\">1 Satuan Penukar = 50 Kalori, 7 g Protein, dan 2 g Lemak<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6786 size-full\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-rendah-lemak.png\" alt=\"\" width=\"579\" height=\"369\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-rendah-lemak.png 579w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-rendah-lemak-300x191.png 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-rendah-lemak-18x12.png 18w\" sizes=\"(max-width: 579px) 100vw, 579px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Protein Hewani Lemak Sedang<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">1 Satuan Penukar = 75 Kalori, 7 g Protein, dan 5 g <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Lemak<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6787 size-full\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-lemak-sedang.png\" alt=\"\" width=\"582\" height=\"309\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-lemak-sedang.png 582w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-lemak-sedang-300x159.png 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-lemak-sedang-18x10.png 18w\" sizes=\"(max-width: 582px) 100vw, 582px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Protein Hewani Tinggi Lemak<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">1 Satuan Penukar = 150 Kalori, 7 g Protein, dan 13 g <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Lemak<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6788 size-full\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-tinggi-lemak.png\" alt=\"\" width=\"586\" height=\"280\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-tinggi-lemak.png 586w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-tinggi-lemak-300x143.png 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-tinggi-lemak-18x9.png 18w\" sizes=\"(max-width: 586px) 100vw, 586px\" \/><\/p>\n<p><strong>Golongan 3<\/strong>, Bahan Makanan Sumber Protein Nabati<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">1 Satuan Penukar = 75 Kalori, 5 g Protein, 3 g Lemak <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">dan 7 g Karbohidrat<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6789 size-full\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-nabati.png\" alt=\"\" width=\"589\" height=\"331\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-nabati.png 589w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-nabati-300x169.png 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Protein-nabati-18x10.png 18w\" sizes=\"(max-width: 589px) 100vw, 589px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kandungan_Asam_Amino_Esensial_Dalam_Protein_Hewani_Dan_Nabati\"><\/span><strong>Kandungan Asam Amino Esensial Dalam Protein Hewani Dan Nabati<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut kandungan asam amino esensial dalam makanan sumber protein hewani dan nabati:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Asam Amino Esensial<\/b><\/td>\n<td><b>Sumber Protein Hewani<\/b><\/td>\n<td><b>Sumber Protein Nabati<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Histidin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Sapi, Ikan, Telur<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Quinoa, Legum<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Isoleusin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Sapi, Ikan, Telur<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Lentil, Kacang Arab<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Leusin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Sapi, Ikan, Telur, Susu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Lentil, Quinoa<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lisin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Sapi, Ikan, Telur, Susu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Lentil, Kacang Polong<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Metionin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sapi, Ayam, Ikan, Telur<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Kenari, Biji Hemp<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Fenilalanin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Sapi, Ikan, Susu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Oat, Kacang Tanah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Treonin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Telur, Sapi, Ikan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lentil, Kacang Polong, Biji Chia<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Triptofan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Ikan, Telur, Susu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kedelai, Oat, Biji Chia<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Valin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam, Sapi, Ikan, Telur<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lentil, Kacang Polong, Kacang<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Protein_Mana_yang_Lebih_Baik_untuk_Membangun_Otot\"><\/span><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/penuhi-asupan-protein-bukan-cuma-kuantitas-perhatikan-pula-kualitasnya\/\"><b>Protein<\/b><\/a><b> Mana yang Lebih Baik untuk Membangun Otot?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal membangun otot, bisa dikatakan bahwa protein hewani mungkin lebih baik dibadingkan protein nabati. Hal ini karena protein hewani memiliki profil asam amino yang lengkap dan lebih mudah diserap oleh tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asam amino leusin dalam protein hewani lebih tinggi. Asam amino ini diketahui dapat membantu merangsang pertumbuhan otot baru dan pemulihan otot setelah latihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang kerap mengonsumsi <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/\">protein whey<\/a> yang berasal dari protein susu sapi untuk mendukung pertumbuhan otot. Hal ini karena protein whey memiliki daya serap yang cepat dan mengandung asam amino esensial yang lengkap terutama BCAA, yang diperlukan untuk <\/span><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/membangun-otot-bukan-cuma-butuh-protein-tapi-karbohidrat-juga-penting\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pembentukan otot<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, protein whey bukanlah satu-satunya sumber protein untuk membangun otot. Kamu bisa mendapatkan protein dari sumber makanan utuh, baik itu protein hewani maupun nabati.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kombinasikan_Keduanya_untuk_Manfaat_Kesehatan_yang_Optimal\"><\/span><b>Kombinasikan Keduanya untuk Manfaat Kesehatan yang Optimal<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein hewani dan nabati sama-sama bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan dapat dimasukan ke pola makan yang sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengkombinasikan keduanya dapat menjadi pilihan terbaik untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harianmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu memilih sumber protein hewani, ada baiknya untuk memilih sumber protein hewani yang minim proses, seperti daging, unggas, telur, ikan dan susu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Batasi konsumsi daging olahan seperti sosis, ham, bacon, kornet, ikan kaleng, dll. Sebab, daging olahan umumnya memiliki kandungan lemak jenuh dan garam yang tinggi. Mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, hingga stroke.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, konsumsi protein nabati seperti kacang kedelai, kacang merah, dan jenis kacang-kacangan lainnya dianggap bisa membantu menurunkan risiko penyakit diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung, dan membantu menjaga berat badan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi protein nabati bisa membantu mengontrol berat badan. Karena, asupan protein nabati bisa memberikan rasa kenyang lebih lama berkat manfaat serat di dalamnya. Sehingga membantumu mengontrol asupan makan dan mencegah keinginan makan berlebih.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mau_Bangun_Otot_Lebih_Efektif\"><\/span><b>Mau Bangun Otot Lebih Efektif?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba WRP Body Shape \u2013 Minuman tinggi protein yang diformulasikan khusus buat kamu yang aktif berolahraga dan ingin membangun otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">WRP Body Shape tersedia dalam 2 varian rasa, Chococino dan Red Berries.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan manfaat keduanya untuk pembentukan otot yang lebih optimal.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi Protein untuk mendukung pembangunan otot<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi Kalsium untuk mendukung kepadatan dan kekuatan tulang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">L-carnitine <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk meningkatkan pembakaran lemak<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Kandungan<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>WRP Body Shape Chococino<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>WRP Body Shape Red Berries<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Keterangan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Energi per sajian<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">140 kkal<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">110 kkal<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu memberikan dan mengembalikan energi sebelum dan sesudah berolahraga<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi Protein<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Whey <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kasein <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Whey<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu pembentukan dan perbaikan otot<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi Kalsium<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu menjaga tulang tetap sehat dan kuat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rendah Laktosa<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">WRP Body Shape Red Berries lebih aman untuk penderita intoleransi laktosa<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><i><span style=\"font-weight: 400;\">L-carnitine<\/span><\/i><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu meningkatkan pembakaran lemak tubuh<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">12 vitamin &amp; 10 mineral<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2713<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melengkapi kebutuhan zat gizi harian<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba WRP Body Shape sekarang!<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6765 size-epic-featured-750\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-750x750.jpg\" alt=\"Susu Protein Whey &amp; Kasein WRP Body Shape\" width=\"750\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-750x750.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-300x300.jpg 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-150x150.jpg 150w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-768x768.jpg 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-12x12.jpg 12w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-75x75.jpg 75w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/WRP-Body-Shape-Red-Berries-180g-Tinggi-Protein-Kalsium-i.61609382.21938885523?sp_atk=27b4cb09-4a50-4248-84b8-d9b86725b0fa&amp;xptdk=27b4cb09-4a50-4248-84b8-d9b86725b0fa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan produk WRP Body Shape Red Berries disini dan dapatkan diskon hingga 40%<\/span><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6766 size-epic-featured-750\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-750x750.jpg\" alt=\"Susu Protein Whey &amp; Kasein WRP Body Shape\" width=\"750\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-750x750.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-300x300.jpg 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-150x150.jpg 150w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-768x768.jpg 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-12x12.jpg 12w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-75x75.jpg 75w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/WRP-Body-Shape-Chococino-234g-Tinggi-Protein-Tinggi-Kalsium-i.61609382.1019269549?sp_atk=d235be1f-7e7a-403d-b28e-bb12ee70c198&amp;xptdk=d235be1f-7e7a-403d-b28e-bb12ee70c198\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan produk WRP Body Shape disini dan dapatkan diskon hingga 28%<\/span><\/a><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ann Mayer, B. (2025). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Here\u2019s How Much Protein You Need in a Day to Build Muscle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health-news\/how-much-protein-per-day-build-muscle\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.healthline.com\/health-news\/how-much-protein-per-day-build-muscle<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lim, M. T., Pan, B. J., Toh, D. W. K., Sutanto, C. N., &amp; Kim, J. E. (2021). Animal Protein versus Plant Protein in Supporting Lean Mass and Muscle Strength: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nutrients<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">13<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2), 661. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/nu13020661\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.3390\/nu13020661<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rossiaky, D. (2023). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plant vs. Animal Protein: Which Is Better for Building Muscle, Weight Loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health-news\/animal-plant-protein-comparison\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.healthline.com\/health-news\/animal-plant-protein-comparison<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ladies, apa sih perbedaan protein hewani vs nabati untuk membangun otot? Yuk cari tahu, jenis protein manakah yang lebih baik untuk membangun otot? Simak informasinya berikut ini ya! Mengapa Tubuhmu Memerlukan Protein? Protein adalah salah satu zat gizi makro yang sangat penting bagi tubuh. Protein berperan dalam pembangunan dan perbaikan sel-sel serta jaringan tubuh. Selain &#8230; <a title=\"Protein Hewani vs Nabati, Mana yang Lebih Baik untuk Otot?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/protein-hewani-vs-nabati-untuk-otot\/\" aria-label=\"Read more about Protein Hewani vs Nabati, Mana yang Lebih Baik untuk Otot?\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":6,"featured_media":6793,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[374,1304,1307,1306,328,1302,291,17],"class_list":["post-6782","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lose-weight","tag-otot","tag-pembangunan-otot","tag-protein-hewani-dan-nabati","tag-protein-hewani-vs-nabati","tag-sumber-protein","tag-susu-protein","tag-wrp-body-shape","tag-wrp-diet"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-25 16:21:06","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6782","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6782"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6782\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6798,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6782\/revisions\/6798"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6793"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}