{"id":6763,"date":"2025-05-06T15:34:54","date_gmt":"2025-05-06T08:34:54","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=6763"},"modified":"2025-05-07T17:07:14","modified_gmt":"2025-05-07T10:07:14","slug":"perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/","title":{"rendered":"Perbandingan Protein Whey vs Kasein: Pilih Mana untuk Pertumbuhan Otot"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ladies, Apakah kamu tahu bahwa memilih antara protein whey atau kasein dapat memengaruhi hasil latihanmu?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah kamu apa perbedaan susu protein whey dan kasein? Manakah di antara keduanya yang paling baik untuk membangun otot?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk simak informasinya dalam artikel berikut!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_80 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<div class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/div>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Protein_Whey_vs_Kasein_Apa_Bedanya\">Protein Whey vs Kasein: Apa Bedanya?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Kecepatan_Tubuh_Menyerap_Protein_Whey_vs_Kasein\">Kecepatan Tubuh Menyerap Protein Whey vs Kasein<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Kemampuan_Membangun_Otot\">Kemampuan Membangun Otot<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Kandungan_Senyawa_Bioaktif\">Kandungan Senyawa Bioaktif<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Mana_yang_Lebih_Baik_Protein_Whey_atau_Kasein\">Mana yang Lebih Baik, Protein Whey atau Kasein?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Apa_Saja_Manfaat_Mengonsumsi_Protein\">Apa Saja Manfaat Mengonsumsi Protein?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/#Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Protein_Whey_vs_Kasein_Apa_Bedanya\"><\/span><b>Protein Whey vs Kasein: Apa Bedanya?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Whey dan kasein merupakan dua jenis protein yang ditemukan di dalam susu sapi. Kendati demikian Whey membentuk 20% protein susu, sementara kasein membentuk 80% protein susu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya dikenal sebagai protein berkualitas tinggi, karena mengandung semua <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/ketahui-peranan-asam-amino-esensial-bukan-hanya-untuk-sintesis-otot\/\">asam amino<\/a> esensial yang tidak diproduksi oleh tubuh, terutama BCAA (leusin, isoleusin, dan valin). BCAA merupakan kunci dalam sintesis protein otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik whey maupun kasein merupakan produk sampingan dari produksi keju. Selama pembuatan keju, enzim atau asam khusus ditambahkan ke dalam susu yang dipanaskan. Enzim atau asam ini kemudian menyebabkan kasein di dalam susu menggumpal atau berubah menjadi padat, terpisah dari zat cair yang merupakan whey protein.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dadih kasein dan cairan whey ini akan dicuci dan dikeringkan untuk dibuat bubuk protein atau ditambahkan ke suplemen.\u00a0 Keduanya dapat ditemukan dalam susu protein yang banyak dijual di pasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati memiliki persamaan, keduanya merupakan jenis protein yang berbeda, sehingga memiliki beberapa karakteristik yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa perbedaan protein whey dan kasein.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kecepatan_Tubuh_Menyerap_Protein_Whey_vs_Kasein\"><\/span><b>Kecepatan Tubuh Menyerap Protein Whey vs Kasein<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu perbedaan signifkan antara protein whey dan kasein yaitu seberapa cepat proses penyerapannya di dalam tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mengonsumsi protein, tubuh akan memecahnya menjadi molekul kecil yang disebut asam amino. Asam amino ini akan masuk ke aliran darah untuk kemudian diserap oleh sel-sel tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tubuh dapat menyerap protein whey lebih cepat dibandingkan kasein. Dilansir dari Healthline, kadar asam amino dalam darah tetap tinggi selama 4-5 jam setelah seseorang mengonsumsi kasein. Sementara proses penyerapan protein whey lebih cepat, yakni hanya 30-90 menit setelah mengonsumsinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini karena kedua protein tersebut dicerna dengan kecepatan yang berbeda. Sifat protein whey yang cepat dicerna membuatnya sangat baik dikonsumsi sebelum, selama, atau pun setelah latihan, karena akan memberikan bahan bakar pada otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, kasein lebih lambat dicerna, membuatnya memberikan manfaat pengosongan lambung yang lebih lambat dan penyerapannya juga lebih lambat, sehingga asam amino masuk ke aliran darah juga secara perlahan namun lebih bersifat stabil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pelepasan asam amino yang lambat menyebabkan kasein memberikan efek jangka panjang terhadap tubuh. Sintesis protein dapat berlangsung lebih lama, bahkan saat tubuh dalam fase istirahat sintesis tetap berlangsung sehingga melindungi jaringan dengan mencegah kerusakan ototmu ladies.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kemampuan_Membangun_Otot\"><\/span><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/membangun-otot-bukan-cuma-butuh-protein-tapi-karbohidrat-juga-penting\/\"><b>Kemampuan Membangun Otot<\/b><\/a><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan lainnya dari kasein dan whey ialah terkait kemampuannya dalam membangun otot.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein whey bukan hanya lebih cocok untuk olahraga karena cepat diserap, tetapi juga karena profil asam aminonya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibandingkan kasein, whey mengandung lebih banyak asam amino rantai cabang (BCAA \u2013 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">branched-chain amino acids<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), termasuk leusin, isoleusin, dan valin. Sementara, kasein mengandung lebih banyak asam amino histidine, metionin, dan fenilalanin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun semua asam amino esensial penting untuk sintesis atau pembentukan otot, namun leusin merupakan asam amino yang memulai proses sintesis otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena kandungan leusinnya lebih tinggi, protein whey dapat merangsang proses sintesis protein otot atau pertumbuhan otot lebih cepat dari kasein.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pertumbuhan otot terjadi, sintesis protein harus lebih besar daripada pemecahan otot. Karena whey meningkatkan sintesis protein dan kasein mencegah kerusakan otot, maka jika kedua protein tersebut dikonsumsi secara tepat, dapat membantumu membangun otot.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kandungan_Senyawa_Bioaktif\"><\/span><b>Kandungan Senyawa Bioaktif<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan senyawa bioaktif di dalam protein whey dan kasein turut menjadi pembeda kedua jenis protein ini. Whey dan kasein mengandung peptida bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasein mengandung beberapa peptida bioaktif yang terbukti bermanfaat bagi sistem kekebalan dan pencernaan. Selain itu, beberapa peptida bioaktif di dalam kasein juga bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi pembentukan bekuan darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara protein whey mengandung sejumlah protein aktif yang dikenal sebagai imunoglobulin yang meningkatkan sistem kekebalan atau imunitas tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imunoglobulin dalam whey diketahui memiliki sifat antimikroba, yang bisa membunuh atau memperlambat pertumbuhan mikroba berbahaya, seperti virus dan bakteri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mana_yang_Lebih_Baik_Protein_Whey_atau_Kasein\"><\/span><b>Mana yang Lebih Baik, Protein Whey atau Kasein?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik protein whey maupun kasein sama-sama bermanfaat bagi tubuh. Perihal mana yang lebih baik dikonsumsi tergantung pada kebutuhanmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sifat protein whey yang cepat dicerna membuatnya sangat baik dikonsumsi sebelum, selama, atau setelah olahraga, sehingga jaringan otot yang rusak dapat cepat diperbaiki kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan kasein paling baik dikonsumsi sebelum puasa, sebelum tidur atau karena pelepasan asam amino yang lambat akan membuat rasa kenyang lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa mengonsumsi keduanya untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harianmu. Orang dewasa membutuhkan protein minimal 0,8 g per kg berat badan dalam sehari.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Saja_Manfaat_Mengonsumsi_Protein\"><\/span><b>Apa Saja Manfaat Mengonsumsi Protein?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein memiliki berbagai peranan penting di dalam tubuh, sehingga sangat penting bagi kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peranan protein di dalam tubuh meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Enzim: Protein yang menjalankan reaksi kimia di dalam tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antibodi: Antibodi ini membantu melawan infeksi virus dan menyingkirkan partikel asing.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembawa pesan: Banyak protein yang merupakan hormon, yang mengoordinasikan sinyal sel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur: Protein ini memberikan bentuk dan dukungan pada kulit, tulang, dan tendon.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Transportasi dan penyimpanan: Protein ini memindahkan zat-zat termasuk hormon, obat-obatan, dan enzim melalui tubuh.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain fungsi dasar di atas, protein juga memiliki banyak manfaat lain untuk kesehatan, di antaranya termasuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu mengurangi lemak<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein membantu penurunan lemak dengan mengurangi nafsu makan dan meningkatkan metabolisme tubuh. Ini karena protein dapat memberi rasa kenyang lebih lama. Selain itu, mengonsumsi protein dapat mendukung pertumbuhan otot. Semakin tinggi massa otot, semakin tinggi tingkat metabolisme tubuh.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu kontrol gula darah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi protein bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, meskipun tak secara langsung memengarui kadar gula darah. Protein membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga mencegah lonjakan gula darah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurunkan tekanan darah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein whey mengandung penghambat ACE (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">angiotensin-converting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">enzyme) yang bekerja dengan mengendurkan pembuluh darah, sehingga membuatnya lebih rileks<\/span><b>.<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang mengonsumsi lebih banyak protein, baik dari protein susu, telur, daging atau protein nabati memiliki tingkat tekanan darah yang lebih rendah. Namun, efeknya akan lebih baik jika diiringi dengan konsumsi makanan berserat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaat-manfaat ini terkait dengan asupan protein yang lebih tinggi secara umum, bukan hanya protein whey atau kasein.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><b>Kesimpulan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein whey dan kasein sama-sama berasal dari susu. Keduanya berbeda dalam hal seberapa cepat tubuh mencernanya. Whey lebih cepat dicerna, membuatnya cocok untuk latihan dan pertumbuhan otot. Konsumsi whey sebelum dan sesudah olahraga untuk pemulihan cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, kasein yang lebih lambat dicerna dapat membantu mencegah kerusakan otot. Mengkombinasikan keduanya dapat membantu mendukung pembangunan otot. Kasein juga cocok dikonsumsi sebelum tidur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya juga mengandung senyawa bioaktif yang berbeda, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan manfaat kesehatan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun whey dan kasein memiliki perbedaan, keduanya memainkan peran penting dalam tubuh Anda dan memberikan banyak manfaat kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu ingin memaksimalkan hasil latihan, produk WRP Body Shape bisa jadi pilihan dengan kombinasi whey dan kasein untuk keuntungan ganda dalam pertumbuhan otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">WRP Body Shape tersedia dalam dua varian rasa, yakni Chococino dan Red Berries. WRP Body Shape Chococino adalah susu protein yang dibuat dari kombinasi whey dan kasein yang dapat membantu mencegah kerusakan otot, membantu perbaikan dan pertumbuhan otot.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara WRP Body Shape Red Berries merupakan minuman tinggi protein rasa beri merah yang dibuat dari protein whey yang cepat diserap. Kamu bisa mengonsumsinya sebelum dan sesudah berolahraga unuk mendukung pembangunan otot.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6764 size-full\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-14.57.31_a37df335.jpg\" alt=\"Susu Protein Whey &amp; Kasein WRP Body Shape\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-14.57.31_a37df335.jpg 1000w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-14.57.31_a37df335-300x200.jpg 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-14.57.31_a37df335-768x512.jpg 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-14.57.31_a37df335-18x12.jpg 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/WhatsApp-Image-2025-05-06-at-14.57.31_a37df335-750x500.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6765 size-epic-featured-750\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-750x750.jpg\" alt=\"Susu Protein Whey &amp; Kasein WRP Body Shape \" width=\"750\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-750x750.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-300x300.jpg 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-150x150.jpg 150w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-768x768.jpg 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-12x12.jpg 12w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02-75x75.jpg 75w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-02.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/WRP-Body-Shape-Red-Berries-180g-Tinggi-Protein-Kalsium-i.61609382.21938885523?sp_atk=27b4cb09-4a50-4248-84b8-d9b86725b0fa&amp;xptdk=27b4cb09-4a50-4248-84b8-d9b86725b0fa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan produk WRP Body Shape Red Berries disini dan dapatkan diskon hingga 40%<\/span><\/a><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6766 size-epic-featured-750\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-750x750.jpg\" alt=\"Susu Protein Whey &amp; Kasein WRP Body Shape\" width=\"750\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-750x750.jpg 750w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-300x300.jpg 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-150x150.jpg 150w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-768x768.jpg 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-12x12.jpg 12w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01-75x75.jpg 75w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/2504-Slide-26-CPAS-Mei-9-Images-01.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/WRP-Body-Shape-Chococino-234g-Tinggi-Protein-Tinggi-Kalsium-i.61609382.1019269549?sp_atk=d235be1f-7e7a-403d-b28e-bb12ee70c198&amp;xptdk=d235be1f-7e7a-403d-b28e-bb12ee70c198\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan produk WRP Body Shape disini dan dapatkan diskon hingga 28%<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Halodoc. (2023). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cek Fakta: Seberapa Efektif Whey Protein Turunkan Tekanan Darah?<\/span><\/i> <a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/cek-fakta-seberapa-efektif-whey-protein-turunkan-tekanan-darah?srsltid=AfmBOooV4SGYDbhQtEVN7PwNa24fdx4HURCR-zxayOxYcaZ8fXW_ncxh\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/cek-fakta-seberapa-efektif-whey-protein-turunkan-tekanan-darah?srsltid=AfmBOooV4SGYDbhQtEVN7PwNa24fdx4HURCR-zxayOxYcaZ8fXW_ncxh<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mohanty, D. P., Mohapatra, S., Misra, S., &amp; Sahu, P. S. (2016). Milk derived bioactive peptides and their impact on human health &#8211; A review.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saudi journal of biological sciences<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">23<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(5), 577\u2013583. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.sjbs.2015.06.005\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.sjbs.2015.06.005<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siloam Hospital. (2024). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan Kasein dan Whey Protein yang Perlu Diketahui. <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/www.siloamhospitals.com\/informasi-siloam\/artikel\/perbedaan-kasein-dan-whey\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.siloamhospitals.com\/informasi-siloam\/artikel\/perbedaan-kasein-dan-whey<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Van De Walle. (2023). What&#8217;s the Difference Between Casein and Whey Protein?. <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/casein-vs-whey\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.healthline.com\/nutrition\/casein-vs-whey<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ladies, Apakah kamu tahu bahwa memilih antara protein whey atau kasein dapat memengaruhi hasil latihanmu?\u00a0 Tahukah kamu apa perbedaan susu protein whey dan kasein? Manakah di antara keduanya yang paling baik untuk membangun otot? Yuk simak informasinya dalam artikel berikut! Protein Whey vs Kasein: Apa Bedanya? Whey dan kasein merupakan dua jenis protein yang ditemukan &#8230; <a title=\"Perbandingan Protein Whey vs Kasein: Pilih Mana untuk Pertumbuhan Otot\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/perbedaan-susu-protein-whey-vs-kasein\/\" aria-label=\"Read more about Perbandingan Protein Whey vs Kasein: Pilih Mana untuk Pertumbuhan Otot\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":6,"featured_media":6767,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[1303,1304,1302,184,802],"class_list":["post-6763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-active","tag-kasein","tag-pembangunan-otot","tag-susu-protein","tag-whey-protein","tag-wrp"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-29 01:52:18","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6763"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6763\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6779,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6763\/revisions\/6779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}