{"id":6675,"date":"2025-04-24T08:16:42","date_gmt":"2025-04-24T01:16:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=6675"},"modified":"2025-04-24T08:16:42","modified_gmt":"2025-04-24T01:16:42","slug":"susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/","title":{"rendered":"Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui: Tips &#038; Rekomendasinya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Ladies<\/em>, diet saat menyusui terkadang menjadi dilema tersendiri bagi wanita. Banyak wanita merasa khawatir menjalani diet saat menyusui, termasuk saat ingin mengonsumsi produk diet, seperti susu diet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah aman diet saat menyusui? Apakah ada <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/cari-susu-diet-ketahui-dulu-bedanya-3-jenis-susu-berikut\/\">susu diet<\/a> aman untuk ibu menyusui? Artikel kali ini akan membahas tentang susu diet yang aman dikonsumsi bagi ibu menyusui. Yuk simak informasinya berikut ini!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_80 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<div class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/div>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Apakah_Ibu_Menyusui_Boleh_Mengonsumsi_Susu_Diet\">Apakah Ibu Menyusui Boleh Mengonsumsi Susu Diet?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Macam-Macam_Susu_Diet_yang_Aman_untuk_Ibu_Menyusui\">Macam-Macam Susu Diet yang Aman untuk Ibu Menyusui<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Susu_Skim\">Susu Skim<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Susu_Rendah_Lemak\">Susu Rendah Lemak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Susu_Meal_Replacement\">Susu Meal Replacement<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Tips_Memilih_Susu_Diet_Aman_untuk_Ibu_Menyusui\">Tips Memilih Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Rekomendasi_Susu_Diet_untuk_Ibu_Menyusui\">Rekomendasi Susu Diet untuk Ibu Menyusui<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/#Kebutuhan_Gizi_Ibu_Menyusui\">Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Ibu_Menyusui_Boleh_Mengonsumsi_Susu_Diet\"><\/span><b>Apakah Ibu Menyusui Boleh Mengonsumsi Susu Diet?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Ladies<\/em>, pada dasarnya, busui atau ibu menyusui boleh-boleh saja mengonsumsi produk susu diet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu diet umumnya dibuat dari bahan-bahan yang aman seperti kebanyakan produk susu pada umumnya. Hanya saja produk susu diet biasanya memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih rendah dibandingkan susu pada umumnya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam-Macam_Susu_Diet_yang_Aman_untuk_Ibu_Menyusui\"><\/span><b>Macam-Macam Susu Diet yang Aman untuk Ibu Menyusui<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada berbagai macam <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/cari-susu-diet-ketahui-dulu-bedanya-3-jenis-susu-berikut\/\">susu diet<\/a> yang bisa dikonsumsi, baik itu bagi wanita pada umumnya maupun bagi busui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa jenis susu diet yang aman dikonsumsi oleh busui.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Susu_Skim\"><\/span><b>Susu Skim<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu skim merupakan produk susu yang sebagian besar lemaknya telah dihilangkan. Karakteristik dasar susu skim termasuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar lemak susu tidak lebih dari 0,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar protein tidak kurang dari 2,7%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu skim sendiri terbagi menjadi susu skim sebagian, susu skim rekonstitusi, susu skim sebagian rekonstitusi, susu skim sebagian rekombinasi<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Susu_Rendah_Lemak\"><\/span><b>Susu Rendah Lemak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu rendah lemak atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">low fat milk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah produk susu yang kandungan lemaknya rendah dan umumnya telah diperkaya zat gizi seperti vitamin dan mineral, dengan karakteristik seperti berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar lemak susu tidak lebih dari 3 g per 100 g (dalam bentuk padat)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar lemak susu tidak lebih dari 1,5 g per 100 g (dalam bentuk cair)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Susu_Meal_Replacement\"><\/span><b>Susu Meal Replacement<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu meal replacement merupakan susu yang diperuntukkan sebagai pengganti makan. Produk ini biasanya diperuntukkan untuk membantu individu yang kelebihan berat badan untuk menurunkan berat badannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu meal replacement sendiri memiliki kalori yang rendah, yakni berkisar antara 200-400 kkal. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan porsi makan pada umumnya yang berkisar antara 500-700 kkal.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa karakteristik lainnya dari susu meal replacement yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan proteinnya sekitar 20-50% dari energi total per sajian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan lemak totalnya paling banyak 30% dari energi total per sajian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan asam linoleate (omega-6) minimum 3% dari energi total per sajian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan serat pangannya sekitar 3-10 g per sajian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap dengan batasan-batasan yang telah ditetapkan dalam peraturan BPOM.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meal replacement termasuk jenis pangan diet kontrol berat badan yang syarat-syaratnya telah diatur dalam peraturan BPOM No. 24 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2018. Tentang Pengawasan Pangan Olahan untuk Keperluan Gizi Khusus.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Memilih_Susu_Diet_Aman_untuk_Ibu_Menyusui\"><\/span><b>Tips Memilih Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memilih susu diet yang aman bagi ibu menyusui, kamu perlu mengecek apakah produk susu tersebut telah terdaftar di BPOM atau belum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan kandungan zat gizi di dalamnya, utamakan memilih susu yang memiliki kandungan gizi lebih banyak dibanding produk susu yang lainnya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6680\" aria-describedby=\"caption-attachment-6680\" style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/produk\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6680 size-full\" src=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Tinggi-Protein-2.png\" alt=\"Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Tinggi-Protein-2.png 1000w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Tinggi-Protein-2-300x200.png 300w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Tinggi-Protein-2-768x512.png 768w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Tinggi-Protein-2-18x12.png 18w, https:\/\/wrp.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Tinggi-Protein-2-750x500.png 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-6680\" class=\"wp-caption-text\">Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui<\/figcaption><\/figure>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Susu_Diet_untuk_Ibu_Menyusui\"><\/span><strong>Rekomendasi <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/cari-susu-diet-ketahui-dulu-bedanya-3-jenis-susu-berikut\/\">Susu Diet<\/a> untuk Ibu Menyusui<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Ladies<\/em> bisa lho memilih WRP Meal Replacement untuk mendampingi diet <em>ladies<\/em> selama menyusui. WRP Meal Replacement tinggi akan kandungan protein, kalsium, serat, dan dilengkapi dengan 10 vitamin dan 9 mineral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan serat dan protein di dalamnya membantu perut terasa kenyang lebih lama. Serat juga bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan. Sementara, protein bermanfaat untuk pembangunan dan perbaikan sel-sel tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asupan kalsium diperlukan oleh tubuh untuk menunjang kesehatan tulang agar kepadatannya tetap terjaga, sehingga tulang tetap kuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan vitamin dan mineral dalam WRP Meal Replacement dalam satu sajian dapat membantu memenuhi sekitar 40-45% kebutuhan vitamin dan mineral harian. Jika dikonsumsi dua kali sehari, maka dapat membantu memenuhi hingga 80-90% kebutuhan vitamin dan mineral harian mu lho!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disamping itu, WRP Meal Replacement juga dilengkapi dengan omega-3 dan omega-6 yang merupakan asam lemak esensial yang baik untuk fungsi otak dan membantu mengurangi kadar kolesterol jahat.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebutuhan_Gizi_Ibu_Menyusui\"><\/span><b>Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<blockquote><p>Ibu menyusui tetap bisa <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/apakah-ibu-menyusui-boleh-menjalani-diet-penurunan-berat-badan\/\">diet<\/a>, asalkan dilakukan dengan cara yang sehat dan tidak mengganggu produksi ASI.<\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu menyusui membutuhkan asupan kalori dan zat gizi yang lebih banyak dibandingkan wanita pada umumnya.\u00a0 Hal ini untuk menunjang produksi ASI (Air Susu Ibu) yang optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu menyusui membutuhkan asupan kalori 330 kkal lebih banyak saat 6 bulan pertama menyusui dan 400 kkal lebih banyak saat 6 bulan kedua menyusui.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, jika seorang Ibu menyusui memiliki bayi berusia 5 bulan, jika kebutuhan normalnya sebanyak 1500 kkal, maka saat menyusui kebutuhannya meningkat menjadi 1830 kkal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disamping itu, kebutuhan zat gizi ibu menyusui juga meningkat. Berikut beberapa kandungan zat gizi yang diperlukan oleh ibu menyusui untuk menunjang produksi ASI-nya.<\/span><\/p>\n<table style=\"height: 1041px;\" width=\"1379\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Zat Gizi<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Fungsi<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Kebutuhan per hari<\/b><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Sumber<\/b><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Protein<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berperan dalam sintesis hormon prolaktin dan oksitosin untuk mendukung proses laktasi<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">75 \u2013 80 g<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Daging, ikan, unggas, telur, susu, tahu, tempe<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Karbohidrat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai sumber energi utama<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">385 \u2013 415 g<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi, biji-bijian, roti gandum, ubi, singkong, jagung, buah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lemak<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai sumber energi cadangan, pembawa vitamin larut lemak dalam ASI, mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">62,2 \u2013 67,2 g<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Utamakan lemak tak jenuh\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(omega-3 dan omega-6), seperti ikan (salmon, tuna), kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, alpukat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Serat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan kesehatan pencernaan dan melancarkan pencernaan<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">35 \u2013 38 g<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sayuran, buah-buahan, lentil, gandum, oat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Zat Besi<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berperan dalam pembentukan sel dan jaringan baru, merupakan komponen pembentukkan hemoglobin pada sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, membantu mencegah anemia defisiensi besi<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">18 mg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan, daging, unggas, bayam, kacang-kacangan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Asam Folat<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berperan dalam pembentukan sel dan sistem saraf, termasuk sel darah merah<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">500 mg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan, ayam, telur, susu, daging, kacang-kacangan, alpukat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan produksi ASI yang kaya kalsium, mencegah pengeroposan tulang dan gigi<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1.200 mg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Susu, yogurt, keju, ikan teri, kacang-kacangan, tahu, sayuran hijau<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin C<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu penyerapan zat besi, meningkatkan imunitas, mendukung produksi kolagen<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">120 mg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Jambu biji, jeruk, pepaya, kiwi, tomat, stroberi, paprika<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin D<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu penyerapan kalsium dan pemeliharaan tulang<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">15 mcg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sinar matahari, kuning telur, hati, ikan, minyak ikan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Iodium<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan komponen penting dari hormone tiroid tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Kadar hormone tiroid memengarhi\u00a0 pertumbuhan bayi serta perkembangan neurologisnya.<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">290 mcg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Produk susu, telur, garam meja, seafood<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kolin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mendukung pertumbuhan dan perkembangan organ bayi, menjaga fungsi imun dan Kesehatan usus ibu<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">550 mg<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Telur, daging, seafood, produk susu<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Ladies<\/em>, itu dia informasi seputar susu diet yang aman bagi ibu menyusui. <\/span>Ibu menyusui tetap bisa diet, asalkan dilakukan dengan cara yang sehat dan tidak mengganggu produksi ASI. <span style=\"font-weight: 400;\">Ada baiknya konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter terlebih dahulu sebelum memulainya ya. Jangan lupa juga baca aturan diet ibu menyusui di artikel berikut (insert link).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu ingin menjalani diet, kamu bisa lho berkonsultasi dengan Nutritionist <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/we-shape-2-0\/\">We Shape 2.0<\/a>. Dapatkan pendampingan diet dari ahlinya agar kamu bisa mencapai tubuh ideal impianmu!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Sumber:\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 13 Tahun 2023 Tentang Kategori Pangan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CDC. (2024). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Iodine and Breastfeeding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/breastfeeding-special-circumstances\/hcp\/diet-micronutrients\/iodine.html#:~:text=triiodothyronine%20(T3).-,Thyroid%20hormone%20levels%20affect%20proper%20fetal%20and%20infant%20growth%20and,developing%20iodine%20deficiency%20while%20breastfeeding\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.cdc.gov\/breastfeeding-special-circumstances\/hcp\/diet-micronutrients\/iodine.html#:~:text=triiodothyronine%20(T3).-,Thyroid%20hormone%20levels%20affect%20proper%20fetal%20and%20infant%20growth%20and,developing%20iodine%20deficiency%20while%20breastfeeding<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CDC. (2024). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">maternal Diet and Breastfeeding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/breastfeeding-special-circumstances\/hcp\/diet-micronutrients\/maternal-diet.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.cdc.gov\/breastfeeding-special-circumstances\/hcp\/diet-micronutrients\/maternal-diet.html<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewis, E. D., Richard, C., Goruk, S., Wadge, E., Curtis, J. M., Jacobs, R. L., &amp; Field, C. J. (2017). Feeding a Mixture of Choline Forms during Lactation Improves Offspring Growth and Maternal Lymphocyte Response to Ex Vivo Immune Challenges. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nutrients<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">9<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(7), 713. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.3390\/nu9070713\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/doi.org\/10.3390\/nu9070713<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. [online] Tersedia di: <\/span><a href=\"http:\/\/hukor.kemkes.go.id\/uploads\/produk_hukum\/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">http:\/\/hukor.kemkes.go.id\/uploads\/produk_hukum\/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. [online] Tersedia di: <\/span><a href=\"http:\/\/hukor.kemkes.go.id\/uploads\/produk_hukum\/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">http:\/\/hukor.kemkes.go.id\/uploads\/produk_hukum\/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ladies, diet saat menyusui terkadang menjadi dilema tersendiri bagi wanita. Banyak wanita merasa khawatir menjalani diet saat menyusui, termasuk saat ingin mengonsumsi produk diet, seperti susu diet.\u00a0 Apakah aman diet saat menyusui? Apakah ada susu diet aman untuk ibu menyusui? Artikel kali ini akan membahas tentang susu diet yang aman dikonsumsi bagi ibu menyusui. Yuk &#8230; <a title=\"Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui: Tips &#038; Rekomendasinya!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/susu-diet-aman-untuk-ibu-menyusui-tips-rekomendasinya\/\" aria-label=\"Read more about Susu Diet Aman untuk Ibu Menyusui: Tips &#038; Rekomendasinya!\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":6,"featured_media":6677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1294,45,1295,1028,1029,1033,17],"class_list":["post-6675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lose-weight","tag-ibu-menyusui","tag-susu-diet","tag-susu-meal-replacement","tag-susu-rendah-lemak","tag-susu-skim","tag-susu-wrp","tag-wrp-diet"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-05-11 08:11:34","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6675"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6675\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}