{"id":5141,"date":"2024-08-29T08:00:00","date_gmt":"2024-08-29T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=5141"},"modified":"2024-08-28T16:56:39","modified_gmt":"2024-08-28T09:56:39","slug":"bau-ketiak-cari-tahu-penyebab-dan-cara-mengatasinya-disini-yuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/bau-ketiak-cari-tahu-penyebab-dan-cara-mengatasinya-disini-yuk\/","title":{"rendered":"Bau Ketiak? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya Disini Yuk!"},"content":{"rendered":"<p><em>Ladies<\/em>, kerap merasa risih karena bau ketiak atau bau badan yang tidak sedap? Selain mengganggu diri sendiri dan bikin kurang percaya diri, bau ketiak juga bisa membuat orang di sekitarmu merasa tak nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahukah kamu, ternyata makanan bisa jadi pemicu bau ketiak lho! Penasaran makanan apa saja yang bisa picu bau ketiak? Simak informasi lengkapnya berikut ini yuk!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyebab Bau Ketiak<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bau badan pada dasarnya adalah sesuatu yang normal dan setiap orang pasti punya bau badan. Hanya saja memang ada beberapa orang yang memiliki bau badan lebih kuat dan cenderung tidak sedap, ada yang memiliki bau seperti bau bawang ada juga yang seperti bau kambing.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak orang mengira bahwa bau ketiak disebabkan karena keringat, padahal sebenarnya disebabkan karena aktivitas bakteri yang hidup di bagian tubuh yang <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/benarkah-berkeringat-membantumu-membakar-lebih-banyak-kalori\/\">berkeringat<\/a>, biasanya di ketiak. Bakteri tumbuh subur di lingkungan yang lembap. Ketika tubuh berkeringat, bakteri akan memecah senyawa tertentu di dalam keringat menjadi asam dan aktivitas ini akan menghasilkan produk sampingan yang menyebabkan bau badan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa jenis bakteri penyebab bau ketiak di antaranya, yaitu <em>Staphylococcus hominis<\/em>, <em>Staphylococcus epidermis<\/em>, <em>Corynebacterium striatum<\/em>, <em>Crorynebacterium jekeium<\/em>, dan <em>Corynebacterium bovis<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Bau badan juga dipengaruhi oleh jenis kelenjar keringat, ada 2 jenis kelenjar keringat yang dimiliki manusia, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelenjar ekrin<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terdapat di hampir semua bagian kulit di tubuh. Keringat yang dihasilkan kelenjar ekrin sebagian besar adalah garam dan elekrolit lainnya, serta tidak mengandung banyak lemak atau senyawa lain yang bisa menyebabkan bau saat dipecah oleh bakteri. Sehingga kecil kemungkinannya kelenjar ekrin menyebabkan bau badan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelenjar apokrin<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terdapat di daerah yang ditumbuhi rambut seperti ketiak dan area kemaluan. Keringat yang dihasilkan kelenjar apokrin mengandung banyak lemak dan senyawa lain yang berbau ketika dipecah oleh bakteri. Inilah mengapa bau badan sebagian besar terjadi di area ketiak dan selangkangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa kondisi juga bisa menyebabkan seseorang memiliki bau badan tak sedap, diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kegemukan atau obesitas \u2013 kondisi kulit berlipat pada orang yang kegemukan atau obesitas dapat menjadi rumah ideal bagi bakteri penyebab bau badan tumbuh dan berkembang.<\/li>\n\n\n\n<li>Kondisi medis tertentu \u2013 bau badan bisa jadi indikasi masalah kesehatan tertentu, misalnya bau seperti pemutih atau seperti urin, bisa jadi indikasi adanya masalah ginjal atau hati.<\/li>\n\n\n\n<li>Faktor genetik \u2013 orang dengan kondisi genetik tertentu seperti <em>Triamethylaminuria<\/em> (TMAU), dimana tubuh tidak mampu memproses senyawa kimia <em>triethylamine<\/em> yang ditemukan pada makanan yang mengandung kolin, seperti telur, terigu, ikan laut, dan kacang-kacangan. Senyawa ini memiliki bau amis. Ketika tubuh tidak mampu memproses senyawa <em>triethylamine<\/em> dengan baik, maka bau keringat, urin, dan napas menjadi tak sedap.<\/li>\n\n\n\n<li>Keringat berlebihan \u2013 kondisi keringat berlebihan yang bercampur dengan aktivitas bakteri bisa memicu timbulnya bau badan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Makanan Penyebab Bau Ketiak<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Makanan yang kita konsumsi ternyata juga bisa menyebabkan bau ketiak lho <em>ladies<\/em>. Umumnya makanan yang mengandung sulfur dapat menyebabkan bau badan. Beberapa makanan yang mengandung sulfur diantaranya seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bawang merah<\/li>\n\n\n\n<li>Bawang putih<\/li>\n\n\n\n<li>Brokoli<\/li>\n\n\n\n<li>Kubis<\/li>\n\n\n\n<li>Kembang kol<\/li>\n\n\n\n<li>Asparagus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu ada juga makanan yang bisa membuatmu lebih banyak berkeringat, yang dapat memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau ketiak. Makanan ini meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Makanan pedas<\/li>\n\n\n\n<li>Kafein<\/li>\n\n\n\n<li>Alkohol<\/li>\n\n\n\n<li>Rempah-rempah seperti jinten dan bubuk kari<\/li>\n\n\n\n<li>Makanan yang mengandung MSG (<em>monosodium glutamate<\/em>)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Mengurangi Bau Ketiak<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bau ketiak bisa membuat seseorang merasa risih dan malu. Tapi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau ketiak, di antaranya seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jaga kebersihan dengan mandi setiap hari<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan sabun anti-bakteri<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih produk ketiak yang tepat<ul><li>Deodoran membuat ketiak kurang ramah untuk pertumbuhan bakteri dan memberi aroma wangi, cocok untuk kamu yang tidak banyak berkeringat tapi masih bau ketiak.<\/li><\/ul>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Antirespiran untuk mengurangi produksi keringat, cocok untuk yang berkeringat banyak, bisa juga pilih produk dengan kombinasi deodoran dan antirespiran<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Kurangi konsumsi makanan yang dapat memicu bau badan<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan pakaian yang menyerap keringat<\/li>\n\n\n\n<li>Bercukur atau <em>waxing<\/em> untuk mencegah pertumbuhan bakteri, karena rambut di area ketiak menahan keringat dan dapat menjadi rumah bagi bakteri<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Ladies<\/em>, jika kamu memiliki masalah bau ketiak, kamu bisa terapkan tips-tips di atas ya!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>American Society for Microbiology. (2021). <em>Microbial Origins of Body Odor<\/em>. [online] Tersedia di: <a href=\"https:\/\/asm.org\/Articles\/2021\/December\/Microbial-Origins-of-Body-Odor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/asm.org\/Articles\/2021\/December\/Microbial-Origins-of-Body-Odor<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Palmer, A. (2024). <em>Why Do I Have Strong Body Odor?<\/em>. <a href=\"https:\/\/www.verywellhealth.com\/what-causes-body-odor-4154534\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.verywellhealth.com\/what-causes-body-odor-4154534<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Watson, S. (2024). <em>What\u2019s that smell? Get rid of body odor<\/em>. <a href=\"https:\/\/www.health.harvard.edu\/staying-healthy\/whats-that-smell-common-and-less-common-causes-of-body-odor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.health.harvard.edu\/staying-healthy\/whats-that-smell-common-and-less-common-causes-of-body-odor<\/a> &nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ladies, kerap merasa risih karena bau ketiak atau bau badan yang tidak sedap? Selain mengganggu diri sendiri dan bikin kurang percaya diri, bau ketiak juga bisa membuat orang di sekitarmu merasa tak nyaman. Tahukah kamu, ternyata makanan bisa jadi pemicu bau ketiak lho! Penasaran makanan apa saja yang bisa picu bau ketiak? Simak informasi lengkapnya &#8230; <a title=\"Bau Ketiak? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya Disini Yuk!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/bau-ketiak-cari-tahu-penyebab-dan-cara-mengatasinya-disini-yuk\/\" aria-label=\"Read more about Bau Ketiak? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya Disini Yuk!\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":6,"featured_media":5142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[1067,1066,1069,1068],"class_list":["post-5141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-active","tag-bau-badan","tag-bau-ketiak","tag-penyebab-bau-ketiak","tag-tips-atasi-bau-ketiak"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-05-10 00:38:55","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}