{"id":4902,"date":"2024-07-20T06:01:00","date_gmt":"2024-07-19T23:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/wrp.co.id\/?p=4902"},"modified":"2024-07-23T10:21:46","modified_gmt":"2024-07-23T03:21:46","slug":"mengenal-nutri-score-sistem-pelabelan-pangan-yang-memudahkanmu-menilai-kualitas-gizi-suatu-produk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/mengenal-nutri-score-sistem-pelabelan-pangan-yang-memudahkanmu-menilai-kualitas-gizi-suatu-produk\/","title":{"rendered":"Mengenal Nutri-Score: Sistem Pelabelan Pangan yang Memudahkanmu Menilai Kualitas Gizi Suatu Produk"},"content":{"rendered":"<p><em>Ladies<\/em>, pernahkah kamu melihat produk makanan atau minuman yang pada kemasannya tertera Label Gizi 5-Warna dengan <em>grade <\/em>A hingga E? Keterangan pada label tersebut dikenal dengan istilah <em>Nutri-score<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam memilih produk <a href=\"https:\/\/wrp.co.id\/en\/awas-klaim-produk-berlebihan-cermati-label-produk-pangan-sebelum-membeli\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4733\">pangan<\/a> tentu akan mudah bagi kita apabila pada label pangan tertera informasi mengenai nilai gizi produk tersebut. Ini akan memudahkan kita dalam memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun, pada label pangan tertera tabel informasi nilai gizi, agaknya sulit bagi beberapa orang untuk menentukan pilihan makanan yang lebih sehat dengan melihat tabel tersebut. Karena biasanya, tabel informasi nilai gizi ini hanya terdapat pada cetakan kecil di balik kemasan, sehingga kerap sulit untuk dibaca dan dimengerti, terutama oleh orang awam. Selain itu, sulit pula untuk membandingkan nilai gizi dari produk yang berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di negara-negara Eropa, label pangan dilengkapi dengan <em>Nutri-Score<\/em>, yang menurut penelitian merupakan bentuk pelabelan gizi yang paling mudah dipahami. Ini membantu konsumen untuk membuat keputusan pembelian makanan yang lebih sehat dan bergizi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, apa sih yang dimaksud <em>Nutri-Score<\/em>? Yuk cari tahu di ulasan berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa itu Nutri-Score?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em><strong>Nutri-Score<\/strong><\/em> atau disebut juga Label Gizi 5-Warna, merupakan sistem pelabelan gizi yang tercetak pada bagian depan setiap kemasan produk pangan. <em>Nutri-Score<\/em> diusulkan pertama kali oleh EREN (<em>Equipe de Recherche en Epid\u00e9miologie Nutritionnelle<\/em>), sebuah tim peneliti epidemiolgi gizi di Prancis, yang dipimpin oleh Profesor Serge Hercberg. Sistem ini dikembangkan pada tahun 2016 oleh Pemerintah Prancis sebagai bagian dari modernisasi sistem pelayanan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nutri-Score<\/em> dapat menunjukkan dengan tepat nilai gizi suatu produk (berdasarkan bahan-bahannya) dan menetapkannya ke salah satu dari 5 skala nilai huruf berkode warna, yakni A, B, C, D, dan E. Produk yang mendapat nilai A (warna Hijau Tua) memiliki nilai gizi tertinggi \u2013 produk dengan nilai E (warna Merah) memiliki nilai gizi terendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya <em>Nutri-Score<\/em>, produk dapat dibandingkan dengan lebih mudah dan lebih cepat. Hal ini memudahkan kita untuk memilih produk manakah yang memiliki nilai gizi lebih baik dan lebih sehat.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nutri-Score<\/em> bukanlah sistem pelabelan wajib, tetapi semakin banyak negara Uni Eropa yang merekomendasikannya, termasuk Prancis, Jerman, Belgia, Belanda, Spanyol, dan Luksemburg.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana kriteria penilaian <\/strong><strong><em>Nutri-Score<\/em><\/strong><strong>?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Nutri-Score<\/em> didasarkan pada <a href=\"https:\/\/assets.publishing.service.gov.uk\/government\/uploads\/system\/uploads\/attachment_data\/file\/216094\/dh_123492.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Food Standards Agency Nutrient Profiling System<\/em><\/a> (FSA-NPS), yang kemudian dimodifikasi menjadi FSAm-NPS. Penilaian <em>Nutri-Score<\/em> berdasarkan jumlah poin yang dialokasikan untuk komponen negatif dan komponen positif di dalam makanan atau minuman per 100 g (atau per 100mL untuk minuman).<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Komponen Negatif (N): untuk kandungan gizi yang perlu dibatasi konsumsinya, kelebihan asupan zat gizi berikut dianggap tidak sehat: kalori, gula, natrium, asam lemak jenuh.<\/li>\n\n\n\n<li>Komponen Positif (P): untuk kandungan gizi yang perlu ditingkatkan konsumsinya, jumlah yang cukup dianggap sehat, termasuk: buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, <em>rapeseed<\/em>, minyak zaitun, protein, dan serat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXcjfa8rsnJqUiIAgwzkYz0IzVInVL8505b6xqq_YMVZ5ZnmJYEkTi3R5A5_NXgC4YI6aTrvMv8PoOryvUCTWUftH8ooX9zwTMXaHsNx4teWnG3iS3NOZgtqJaunQLOJKJ-5DzdKrbjXtskklPV-xQ3UUNwuSjxRVhQvgUcyQDMgozK-uaXxo90?key=tVAGDucBUM6QGIva0J6jYg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa <em>Nutri-Score<\/em> digambarkan dengan skala huruf dengan warna yang berbeda-beda. Penentuan skala ini berdasarkan Total poin Negatif (N) yang dikurangi dengan Total poin Positif (P).<\/p>\n\n\n\n<p>Nutri-Score=Total poin N-Total poin P<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan nilai <em>Nutri-Score<\/em>, kita bisa mengkategorikan produk ke dalam skala huruf yang sesuai dengan nilainya. Tabel berikut menggambarkan nilai <em>Nutri-Score<\/em> dari setiap skala huruf:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXeZgLS8ZPUnik4tFBu3TIT3OOm7hd4iVR0hDNU4izNyB-3-q8roHvOj5sJm5GrM80w7xBhAeVGKpLLJA_r2I5EA0a-6o88V03V8nlWA7VNBvkCqQi5fLA1k3D3GZSOmq4bkxfzH1dzFyxw17yT4nxM0-W6hPq2ICsWI4BjL1fFs-O0D-TSg3FY?key=tVAGDucBUM6QGIva0J6jYg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Manfaat adanya <\/strong><strong><em>Nutri-Score<\/em><\/strong><strong> pada label produk pangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lebih banyak produk makanan dengan skor FSAm-NPS yang lebih tinggi (nilai gizi lebih rendah, <em>Nutri-Score<\/em> warna oranye &#8211; merah) dapat meningkatkan risiko kanker. Selain itu, juga dapat meningkatkan risiko kematian secara keseluruhan, terutama kematian akibat kanker, penyakit kardiovaskular, dan penyakit sistem pencernaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, konsumsi lebih banyak produk makanan dengan skor FSAm-NPS yang lebih rendah (nilai gizi lebih tinggi, <em>Nutri-Score<\/em> warna hijau) berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kronis dan risiko kematian yang lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya <em>Nutri-Score<\/em> pada label, dapat membantu konsumen menilai kandungan gizi di dalam produk makanan atau minuman. Sehingga konsumen dapat memilih produk makanan dengan kualitas gizi yang lebih tinggi dan mengurangi risiko penyakit kronis.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, tujuan dari penerapan <em>Nutri-Score<\/em> pada label ada tiga, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk mendorong pilihan diet yang lebih sehat untuk mencegah berbagai penyakit kronis terkait gizi, dengan membuat nilai gizi mudah dipahami, dengan menampilkannya secara mencolok pada kemasan.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk memberi konsumen cara yang lebih sederhana untuk membandingkan nilai gizi produk serupa dengan membandingkan nilai <em>Nutri-Score<\/em> mereka.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk mendorong produsen makanan meningkatkan produk berkualitas rendah melalui reformulasi dan inovasi (sambil mengejar nilai <em>Nutri-Score<\/em> yang lebih tinggi).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perlu dicatat bahwa nilai huruf <em>Nutri-Score<\/em> yang rendah tidak membuat produk tertentu menjadi buruk. Itu hanya membuatnya menjadi pilihan yang kurang bergizi daripada yang ideal. Beberapa penentang sistem <em>Nutri-Score<\/em> menyebut sistem ini \u201ctidak memadai\u201d, dengan mengatakan bahwa itu akan mendorong konsumen untuk hanya menyukai produk berlabel hijau meskipun faktanya produk tersebut mungkin tidak memenuhi semua kebutuhan nutrisi harian mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bagaimana saya dapat melihat <\/strong><strong><em>Nutri-Score<\/em><\/strong><strong> produk-produk makanan?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, baru ada beberapa negara di Eropa yang menerapkan sistem <em>Nutri-Score<\/em> pada label produk-produk makanan dan minumannya, dan terbatas pada sejumlah merek. Tetapi kamu bisa mengetahui <em>Nutri-Score<\/em> produk makanan atau minuman menggunakan Aplikasi <em>Open Food Facts<\/em> di ponselmu. Jika produknya belum ada di <em>Open Food Facts<\/em>, kamu bisa menambahkannya, dengan memasukkan informasi nilai gizi dan memilih kategori, dan <em>Nutri-Score<\/em> akan dihitung dan ditampilkan segera.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Ladies<\/em>, itulah seputar <em>Nutri-Score<\/em>, sistem pelabelan yang memudahkan kita untuk memilih makanan dengan kualitas gizi yang lebih tinggi. Sayangnya, Indonesia belum menerapkan sistem pelabelan ini. Meskipun demikian, Indonesia sudah memiliki sistem pelabelan pangan yang baik. Sistem pelabelan ini di atur oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Untuk memilih produk yang lebih bergizi kamu bisa memilih produk berklaim yang telah disetujui BPOM. Klaim ini seperti tinggi protein, tinggi serat pangan, rendah kalori, rendah natrium, bebas gula, dan lain sebagainya. Keterangan klaim ini biasanya berada pada bagian depan kemasan produk. Pastikan produk tersebut sudah terdaftar di BPOM ya. Untuk memastikan apakah produk tersebut sudah terdaftar di BPOM atau belum, kamu bisa mengeceknya dengan menggunakan aplikasi BPOM Mobile. Scan <em>QR Code<\/em> BPOM pada kemasan produk menggunakan aplikasi tersebut, dan akan terlihat apakah produk tersebut sudah terdaftar atau belum di BPOM.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Brabants, J. (n.d). <em>Nutri-Score \u2013 A Simple Science-Based Nutritional Value Labelling System for the Food Industry<\/em>. [online] Tersedia di: <a href=\"https:\/\/get.apicbase.com\/Nutri-Score-science-based-nutritional-value-labelling-system\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/get.apicbase.com\/<em>Nutri-Score<\/em>-science-based-nutritional-value-labelling-system\/<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Food Watch. (2020). <em>How the Nutri-Score works<\/em>. [online] Tersedia di: <a href=\"https:\/\/www.foodwatch.org\/en\/campaigns\/sugar-fat-and-salt\/how-the-Nutri-Score-works\/?cookieLevel=not-set\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.foodwatch.org\/en\/campaigns\/sugar-fat-and-salt\/how-the-<em>Nutri-Score<\/em>-works\/?cookieLevel=not-set<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><em>Nutri-Score Frequently Asked Questions<\/em>. <a href=\"https:\/\/www.santepubliquefrance.fr\/content\/download\/150263\/file\/QR_scientifique%20et%20technique_EN_310322.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.santepubliquefrance.fr\/content\/download\/150263\/file\/QR_scientifique%20et%20technique_EN_310322.pdf<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Open Food Facts. (n.d). <em>Bandingkan kualitas nutrisi produk &#8211; produk makanan dengan Nutri-Score!<\/em>. [online] Tersedia di: <a href=\"https:\/\/world-id.openfoodfacts.org\/nutriscore\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/world-id.openfoodfacts.org\/nutriscore<\/a>WHO. (2021). <em>The Nutri-Score: A Science-Based Front-of-Pack Nutrition Label<\/em>. [online] Tersedia di: <a href=\"https:\/\/www.iarc.who.int\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IARC_Evidence_Summary_Brief_2.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.iarc.who.int\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IARC_Evidence_Summary_Brief_2.pdf<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nutri-Score atau disebut juga Label Gizi 5-Warna, merupakan sistem pelabelan gizi yang tercetak pada bagian depan setiap kemasan produk pangan<\/p>","protected":false},"author":6,"featured_media":4909,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[671,979,976,978,977],"class_list":["post-4902","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-active","tag-kualitas-gizi","tag-kualitas-gizi-produk","tag-mengenal-nutri-score","tag-menilai-kualitas-gizi","tag-nutri-score"],"acf":[],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-05-10 06:21:50","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4902","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4902"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4902\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wrp.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}