Jihyo TWICE’s Diet Secret: Cara Intermittent Fasting Biar Punya Body Goal yang Strong & Atletis di 2026

Jihyo TWICE’s Diet Secret: Cara Intermittent Fasting Biar Punya Body Goal yang Strong & Atletis di 2026

Siapa yang tidak terpukau melihat transformasi Jihyo TWICE? Di tahun 2026 ini, standar kecantikan dunia telah bergeser secara signifikan. Kita tidak lagi mengejar tampilan yang sekadar “kurus” atau lemas, melainkan tubuh yang strong, atletis, dan bertenaga. Jihyo adalah wajah utama dari tren ini. Ia memiliki bahu yang kokoh, perut yang kencang, dan energi yang luar biasa di atas panggung.

Banyak yang bertanya, apa rahasia di balik transformasi yang begitu stabil selama bertahun-tahun? Salah satu metode yang konsisten ia jalankan adalah intermittent fasting. Namun, bagi Jihyo, ini bukan soal melaparkan diri, melainkan sebuah strategi bio-hacking untuk mengatur jendela makan demi hasil maksimal. Mari kita bedah tuntas bagaimana kamu bisa mengikuti jejak Jihyo untuk mendapatkan tubuh yang atletis tanpa harus merasa tersiksa!

Anti-Misery Diet: Tetap Makan Enak dan Guilt-Free

Salah satu alasan mengapa banyak diet gagal di tengah jalan adalah karena adanya rasa terkekang. Diet Jihyo TWICE populer karena pendekatannya yang disebut sebagai anti-misery diet. Dalam metode intermittent fasting, fokus utamanya bukan pada daftar makanan yang dilarang, melainkan pada pengaturan waktu kapan kamu makan.

Jihyo sendiri mengaku bahwa ia adalah seorang pencinta kuliner yang sangat menikmati makanan. Dengan metode ini, ia tetap bisa menikmati nasi putih, makanan favoritnya, atau bahkan sesekali dessert tanpa harus merasa dihantui rasa bersalah (guilt-free).

Secara ilmiah, saat kamu melakukan intermittent fasting (misalnya pola 16:8), tubuhmu memiliki waktu yang cukup untuk menurunkan kadar insulin secara signifikan. Hal ini memicu tubuh untuk membakar cadangan lemak sebagai sumber energi utama. Karena metabolisme bekerja lebih efisien, kamu tidak perlu memotong kalori secara ekstrem yang biasanya hanya akan membuatmu lemas dan kehilangan massa otot.

Protein Priority: Rahasia Badan Kencang, Bukan Kurus Lembek

Jika kamu perhatikan, tubuh Jihyo terlihat sangat toned (terdefinisi), bukan sekadar kurus. Rahasianya terletak pada protein priority. Saat jendela makan kamu dibuka, hal pertama yang harus menjadi perhatian utama adalah memastikan asupan protein harian terpenuhi.

Mengapa protein menjadi sangat krusial dalam diet Jihyo?

  • Mempertahankan Massa Otot: Saat berpuasa, ada risiko tubuh mengambil energi dari jaringan otot jika nutrisi tidak tercukupi. Asupan protein yang tinggi menjaga ototmu tetap utuh sehingga tubuh terlihat kencang, bukan lembek (skinny fat).
  • Efek Kenyang yang Stabil: Protein memiliki indeks kenyang yang jauh lebih tinggi dibandingkan karbohidrat sederhana. Ini sangat membantu kamu tetap tenang saat melewati jam-jam terakhir masa puasa.
  • Mendukung Pemulihan: Jihyo melakukan latihan beban yang intens. Tanpa protein, jaringan otot yang rusak saat olahraga tidak akan bisa pulih dengan sempurna.

Untuk mendukung misi ini, kamu bisa mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi seperti dada ayam, telur, atau tahu/tempe. Namun, bagi wanita aktif dengan mobilitas tinggi, menambahkan asupan seperti susu protein ke dalam jendela makan adalah langkah praktis untuk menjamin otot tetap ternutrisi dengan cara yang lezat.

The Power of Autophagy: Peremajaan Sel dari Dalam

Salah satu keunggulan intermittent fasting yang jarang dibahas namun sangat penting bagi Jihyo adalah proses autophagy. Di tahun 2026, istilah ini menjadi kunci bagi mereka yang peduli pada longevity (umur panjang) dan kesehatan kulit.

Autophagy adalah proses alami di mana sel-sel tubuh “membersihkan” diri mereka sendiri dengan mendaur ulang komponen sel yang rusak menjadi energi. Proses ini biasanya memuncak setelah tubuh berpuasa lebih dari 14 jam. Bagi Jihyo, ini adalah rahasia mengapa ia tetap terlihat awet muda dan kulitnya tetap cerah meski memiliki jadwal kerja yang sangat padat. Dengan rutin berpuasa, sel-sel tubuhmu terus diperbarui, yang secara tidak langsung memberikan efek anti-aging alami dari tingkat seluler.

Mindful Bites: Menghargai Rasa dan Menghentikan Binge Eating

Pernahkah kamu makan sambil menatap layar ponsel lalu tiba-tiba piringmu kosong tanpa kamu menyadari rasanya? Itulah yang disebut mindless eating. Melalui intermittent fasting, kamu dipaksa untuk belajar tentang mindful bites.

Karena waktu makanmu terbatas (misalnya jendela makan 8 jam), setiap suapan menjadi sangat berharga. Kamu akan lebih menghargai rasa makanan, teksturnya, dan aromanya. Secara psikologis, kesadaran ini sangat efektif untuk memutus siklus binge eating (makan berlebihan karena emosi). Kamu menjadi lebih peka terhadap sinyal kenyang alami tubuh. Pola pikir inilah yang membantu Jihyo mempertahankan berat badan idealnya tanpa harus mengalami efek yo-yo.

Pendukung Utama: Olahraga dan Workout Routine

Diet tanpa olahraga tidak akan memberikan hasil yang atletis. Jihyo dikenal sebagai “ratu gym” di TWICE. Diet intermittent fasting yang ia jalani didukung oleh rutinitas latihan yang disiplin:

  • Latihan Beban (Weight Training): Inilah yang memberikan definisi pada otot lengannya yang legendaris.
  • Pilates: Untuk menjaga fleksibilitas dan memperbaiki postur tubuh agar selalu terlihat tegak dan anggap.
  • Abs Workout: Jihyo sering melakukan latihan perut yang intens untuk mendapatkan garis perut yang tegas.

Penting untuk diingat bahwa jika kamu berolahraga di jam-jam puasa, pastikan kamu segera memenuhi asupan protein segera setelah jendela makan dibuka untuk mempercepat pemulihan jaringan otot.

Tips Menghindari Kesalahan Pemula saat Puasa

Banyak yang mencoba intermittent fasting namun gagal karena kesalahan kecil. Berikut adalah panduan agar kamu berhasil seperti Jihyo:

  • Jangan Overeating Saat Jendela Makan: Meskipun boleh makan apa saja, tetap perhatikan porsi. Jangan jadikan jendela makan sebagai ajang balas dendam.
  • Kekurangan Hidrasi: Saat puasa, kamu tetap wajib minum air putih. Dehidrasi sering kali disalahartikan oleh otak sebagai rasa lapar.
  • Pilihan Protein yang Salah: Pastikan kamu memilih protein yang rendah lemak agar kalori harianmu tetap efisien. Mengonsumsi susu protein yang praktis bisa menjadi opsi snacking cerdas di dalam jendela makan.

Bio-Hacking Jadwal: Contoh Rutinitas Jihyo Style 16:8

Jihyo TWICE’s Diet Secret: Cara Intermittent Fasting Biar Punya Body Goal yang Strong & Atletis di 2026
Hands holding knife and fork above alarm clock on a plate on blue background. Intermittent fasting, Ketogenic dieting, weight loss, meal plan, and healthy food concept.

Jika kamu ingin mulai mencoba hari ini, berikut adalah contoh jadwal harian yang seimbang:

  • 08.00 – 12.00: Masa Puasa (Hanya minum air putih, teh hijau tanpa gula, atau kopi hitam).
  • 12.00: Makan siang bergizi dengan porsi protein yang cukup (Contoh: Nasi merah, ayam bakar, dan sayuran).
  • 15.00: Healthy Snack (Contoh: Buah-buahan atau segelas susu protein yang menyegarkan).
  • 19.00: Makan malam ringan sebelum jendela makan ditutup.
  • 20.00: Mulai masa puasa kembali.

Kesimpulan: Build Your Own Version of Strong

Transformasi Jihyo TWICE membuktikan bahwa kecantikan sejati di tahun 2026 datang dari kekuatan, disiplin, dan strategi nutrisi yang tepat. Dengan menggabungkan intermittent fasting yang fleksibel, prioritas protein yang tinggi, dan olahraga yang terukur, kamu tidak hanya akan mendapatkan tubuh yang indah, tapi juga tubuh yang kuat.

Ingatlah bahwa diet yang terbaik adalah diet yang bisa kamu nikmati dan jalankan secara konsisten dalam jangka panjang. Fokuslah untuk menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri yang lebih sehat dan berenergi. Stay active, stay strong, and let’s get that body goal, Ladies!

 

 

 

Daftar Pustaka & Referensi

  1. Healthline (2025): The Science of Autophagy and Intermittent Fasting.
  2. Koreaboo (2024): How Jihyo Maintains Her Athletic Figure Year-Round.
  3. Journal of Applied Physiology: Resistance Training and Protein Intake for Women over 30.
  4. Alodokter (2026): Panduan Nutrisi Protein untuk Pemulihan Otot Setelah Olahraga.
  5. Women’s Health: Intermittent Fasting Schedule for Active Lifestyles.

Article Lainnya